DELI SERDANG – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas maut mengguncang Jalan Lintas Medan-Berastagi, tepatnya di Dusun II Desa Hulu, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (4/9/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB ini tidak hanya merenggut satu nyawa, tetapi juga mengakibatkan kerusakan parah pada dua bangunan warga akibat hantaman keras kendaraan berat.
Kecelakaan melibatkan satu unit truk Colt Diesel bermuatan ikan dengan nomor polisi BK 8254 GL dan sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi BL 8334 HC.
Berdasarkan konfirmasi dari Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP S.L Widodo, pengemudi truk, Andi Suryadi (42), warga Kabupaten Tapanuli Tengah, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala.
Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Adam Malik, namun nyawanya tidak tertolong.
Selain korban jiwa, seorang penumpang truk bernama Sabri (32), warga Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, turut menjadi korban.
Sabri mengalami luka-luka pada sikut tangan kiri dan pendarahan di kepala, serta kini dalam penanganan medis lebih lanjut.
AKBP S.L Widodo menjelaskan bahwa insiden bermula ketika mobil pikap L300 yang melaju dari arah yang sama terpaksa mengerem mendadak untuk menghindari seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan.
Sayangnya, jarak antara kedua kendaraan dinilai terlalu dekat.
“Sopir L300 berhasil menghindari penyeberang jalan. Namun, karena jarak yang terlalu dekat, sopir truk Colt Diesel tidak dapat melakukan pengereman atau manuver menghindar secara efektif, sehingga terjadi benturan keras di bagian belakang pikap,” ujar Widodo.
Hantaman dahsyat tersebut menyebabkan mobil pikap L300 terlempar ke sisi kiri badan jalan hingga menabrak garasi rumah warga. Benturan sekunder juga merusak satu unit mobil Toyota Kijang Innova (BK 1336 IB) yang sedang terparkir di area tersebut, dengan kerusakan signifikan pada bodi belakang sebelah kiri.
Sementara itu, truk Colt Diesel kehilangan kendali dan membanting setir ke arah kanan jalan.
Kendaraan berat ini kemudian menghantam dua unit bangunan di pinggir jalan, yakni sebuah warung kopi milik Bahri dan bengkel milik Iron Brema Sembiring. Kedua bangunan tersebut ambruk dan mengalami kerusakan struktural yang parah akibat terjangan truk.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan faktor penyebab utama, termasuk kondisi teknis kendaraan dan kelengkapan surat-surat pengemudi. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara di jalur lintas padat tersebut, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari.(*)
Sumber : Pos Metro Medan




