LAHAT, SUMSEL — GLOBAL INVESTIGASI NEWS
Polsek Tanjung Sakti bersama Puskesmas Simpang III Pumu melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan judi online kepada siswa dan siswi SMA Negeri 1 Tanjung Sakti Pumu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula SMA Negeri 1 Tanjung Sakti Pumu tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai dampak dan risiko penyalahgunaan narkoba serta bahaya kecanduan judi online.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa mendapatkan pengarahan agar menjauhi narkoba dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian online. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik terhadap kesehatan, kehidupan sosial, pendidikan, maupun masa depan.
Narkoba merupakan zat atau obat yang penggunaannya dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap kesehatan apabila disalahgunakan. Penyalahgunaan narkoba juga dapat menyebabkan ketergantungan dan berpotensi merusak kehidupan penggunanya.
Sementara itu, judi online juga menjadi perhatian karena dapat menimbulkan kecanduan serta berdampak terhadap kondisi ekonomi, hubungan sosial, pendidikan, dan masa depan seseorang.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa dan siswi tampak antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan oleh jajaran Polsek Tanjung Sakti dan Puskesmas Simpang III Pumu.
Dari Polsek Tanjung Sakti, materi disampaikan oleh Aipda Pika Sanjaya, Bripka Tedy Pebriawan, dan Bripda Alviyu. Sementara dari Puskesmas Simpang III Pumu hadir dr. Maya Dwinta Sentani dan Hernita, S.Kep.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar bahaya narkoba dan judi online kepada narasumber.
Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Sakti Pumu, Ibrahim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Tanjung Sakti serta Puskesmas Simpang III Pumu yang telah memberikan edukasi kepada para siswa.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting sebagai upaya memberikan motivasi dan pemahaman kepada peserta didik agar mampu menjauhi penyalahgunaan narkoba dan judi online.
“Para siswa masih berada pada usia yang rentan dan mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan maupun perkembangan dunia maya. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting untuk membekali mereka agar mampu mengambil keputusan yang tepat dan menjaga masa depan,” ungkap Ibrahim.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap sinergi antara institusi pendidikan, kepolisian, dan tenaga kesehatan dapat terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan praktik perjudian online.
(Muhammad Alamsyah)
Jika diperlukan, saya juga bisa membuatkan , lengkap dengan .




