KABUPATEN BANDUNG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter, budaya belajar, dan mental peserta didik baru sejak hari pertama memasuki dunia pendidikan. Berangkat dari semangat tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI), H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., secara resmi membuka kegiatan MPLS SMK Wirakarya 1 dan SMK Wirakarya 2 Ciparay, Senin (20/7/2026).

Mengusung tema “Sekolah Ramah, Disiplin, Berprestasi, dan Unggul Berkarakter Pancawaluya”, kegiatan yang diikuti lebih dari seratus peserta didik baru itu menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta berorientasi pada pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi.
Dalam sambutannya, Asep Ikhsan menegaskan bahwa MPLS merupakan tahapan strategis untuk memperkenalkan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, integritas, tanggung jawab, dan semangat belajar kepada seluruh peserta didik baru.
«”MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah langkah awal membangun karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, berprestasi, serta memiliki kompetensi yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan teknologi,” ujar Asep Ikhsan.»
Menurutnya, pendidikan kejuruan harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Asep juga menekankan pentingnya mewujudkan sekolah yang ramah anak sebagai fondasi utama proses pembelajaran. Lingkungan pendidikan, katanya, harus bebas dari perundungan, kekerasan, maupun diskriminasi sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal.
«”Setiap peserta didik harus merasa dihargai, dilindungi, dan diberikan ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Pendidikan yang berkualitas lahir dari lingkungan sekolah yang aman, saling menghormati, serta mendorong semangat berprestasi,” tambahnya.»
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik memperoleh pembekalan mengenai visi dan misi sekolah, tata tertib, budaya disiplin, etika bermedia digital, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, hingga pengenalan program-program keahlian unggulan yang dimiliki SMK Wirakarya 1 dan SMK Wirakarya 2 Ciparay.
Selain itu, sekolah juga memperkenalkan nilai-nilai Pancawaluya sebagai landasan pembentukan karakter peserta didik yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Pihak sekolah berharap rangkaian MPLS mampu mempercepat proses adaptasi peserta didik terhadap lingkungan belajar baru sekaligus menumbuhkan motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha, dunia industri, maupun jenjang pendidikan tinggi.
Melalui penyelenggaraan MPLS yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada penguatan karakter, SMK Wirakarya 1 dan SMK Wirakarya 2 Ciparay kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berdaya saing global, serta siap menjadi generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Redaksi





