KARAWANG, JAWA BARAT – GLOBAL INVESTIGASI NEWS
ginewstvinvestigasi.my.id
Seorang pria yang disebut sebagai sponsor pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berinisial SP/BD, menjadi sorotan setelah seorang calon PMI asal Kabupaten Subang berinisial WC mengaku mendapat perlakuan dan pertanyaan yang dinilai tidak pantas saat proses awal komunikasi mengenai rencana keberangkatan bekerja ke luar negeri.
Informasi tersebut dihimpun tim Global Investigasi News berdasarkan keterangan WC serta sejumlah bukti komunikasi yang disebut telah disampaikan kepada redaksi, antara lain tangkapan layar percakapan dan rekaman pesan suara.
Dalam keterangannya kepada wartawan, WC menceritakan awal pertemuannya dengan pria yang disebut sebagai sponsor tersebut.
Menurut WC, dirinya bersama seorang temannya sempat dijemput di kawasan Cikampek. Setelah itu, mereka masuk ke kendaraan yang digunakan oleh pria tersebut.
WC mengaku kemudian mendapatkan sejumlah pertanyaan yang menurutnya tidak berkaitan langsung dengan proses perekrutan atau pemberangkatan PMI.
“Pertama bertemu dan kenal dengan sponsor itu, saya dan teman dijemput sponsor tersebut di Cikampek. Saya kemudian diajak masuk ke mobil,” ujar WC.
WC kemudian mengaku ditanya mengenai pekerjaan sebelumnya serta kehidupan pribadinya.
Menurut penuturannya, pertanyaan tersebut membuat dirinya merasa tidak nyaman karena dinilai tidak semestinya ditanyakan dalam proses perekrutan calon pekerja migran.
“Dia bertanya kepada saya, sebelumnya bekerja di kafe atau tidak dan menanyakan hal-hal pribadi. Saya merasa pertanyaan seperti itu tidak pantas,” kata WC.
WC mempertanyakan sikap orang yang disebut sebagai sponsor tersebut. Menurutnya, dalam proses perekrutan calon PMI semestinya pertanyaan lebih diarahkan pada pengalaman kerja, negara tujuan, jenis pekerjaan, dokumen, kontrak kerja, serta prosedur keberangkatan.
“Seharusnya yang ditanyakan itu saya sebelumnya bekerja di mana, mau berangkat ke mana, pekerjaannya apa. Itu yang semestinya dibicarakan,” ujarnya.
REDAKSI MENERIMA BUKTI KOMUNIKASI
Tim Global Investigasi News menyebut telah menerima sejumlah materi dari WC yang diklaim berkaitan dengan komunikasi antara dirinya dengan pihak yang disebut sebagai sponsor.
Materi tersebut antara lain berupa tangkapan layar percakapan dan rekaman pesan suara.
Redaksi masih melakukan verifikasi terhadap materi tersebut, termasuk konteks percakapan dan identitas pihak yang berkomunikasi. Oleh karena itu, materi tersebut belum dijadikan sebagai kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran hukum.
DUGAAN STATUS SPONSOR JUGA PERLU DIVERIFIKASI
Selain persoalan dugaan pertanyaan yang dianggap tidak pantas, status dan legalitas pihak yang disebut sebagai sponsor PMI juga perlu diperjelas.
Proses penempatan PMI pada prinsipnya memiliki ketentuan dan mekanisme resmi yang harus dipenuhi. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui apakah pihak yang melakukan perekrutan atau penempatan tersebut memiliki kewenangan dan legalitas sesuai peraturan yang berlaku.
Global Investigasi News akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait identitas, status, serta legalitas pihak yang disebut dalam informasi tersebut.
PIHAK TERKAIT AKAN DIMINTA KLARIFIKASI
Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, redaksi akan meminta konfirmasi kepada SP/BD mengenai tudingan tersebut, termasuk mengenai pertemuan dengan WC, pertanyaan yang disebutkan dalam keterangan korban, serta statusnya dalam proses perekrutan calon PMI.
Redaksi juga akan meminta keterangan dari instansi terkait apabila diperlukan untuk memastikan apakah proses perekrutan tersebut telah sesuai dengan ketentuan penempatan Pekerja Migran Indonesia.
Hingga berita ini diterbitkan, Global Investigasi News belum memperoleh klarifikasi dari pihak SP/BD mengenai keterangan WC tersebut.
Pemberitaan ini masih merupakan bagian awal dari penelusuran dan akan dikembangkan berdasarkan hasil konfirmasi serta bukti yang dapat diverifikasi.
Bersambung…
D.F & RED – GLOBAL INVESTIGASI NEWS
CEPAT – AKURAT – BERIMBANG – TERPERCAYA




