Pulang Pisau – Global InvestigasiNews 28 Juli 2026, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pulang Pisau terus memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN). Hingga Semester I Tahun 2026, berbagai program kerja berhasil direalisasikan dengan fokus pada peningkatan pelayanan publik, akuntabilitas kinerja, serta pengembangan kompetensi ASN dan PPPK.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pulang Pisau, Hendra, SH., MH, menjelaskan bahwa pelaksanaan program kerja selama Semester I 2026 diarahkan untuk mendukung reformasi birokrasi modern dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sepanjang Semester I Tahun 2026, BKPSDM berfokus pada penguatan implementasi reformasi birokrasi modern melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” ujar Hendra.
Menurutnya, salah satu capaian penting adalah pelaksanaan Sosialisasi dan Asistensi Pemantauan serta Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri dan Prioritas Tahun 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh perangkat daerah menjalankan pelayanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) secara transparan, efektif, dan akuntabel.
Selain itu, BKPSDM juga mengoordinasikan penyusunan dokumen Perjanjian Kinerja (PK) Tahun 2026 agar seluruh target kinerja perangkat daerah dapat terlaksana sesuai indikator yang telah ditetapkan.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Hendra mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran akibat penurunan APBD menjadi sekitar Rp800 miliar tidak menghambat peningkatan kompetensi ASN. BKPSDM mengoptimalkan pelatihan berbasis digital melalui sistem e-learning dan platform Knowledge Management System Manajemen ASN (KMS mASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Metode pembelajaran mandiri berbasis digital menjadi solusi agar pengembangan kompetensi ASN tetap berjalan secara efektif meskipun terdapat efisiensi anggaran,” jelasnya.
BKPSDM juga bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah dalam menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang telah diselesaikan pada periode Mei 2026.
Adapun capaian pengembangan kompetensi ASN hingga Semester I Tahun 2026 meliputi:
Latsar/Prajabatan CPNS sebanyak 243 orang.
Pelatihan CACT diikuti 150 orang.
Program Pro ASN diikuti 332 orang.
Uji Kompetensi Guru diikuti 63 orang.
Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan diikuti 620 orang.
Hendra menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ASN menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, kami berharap seluruh ASN di Kabupaten Pulang Pisau mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutupnya.(Romi)



