HALMAHERA SELATAN — Kelapa Tiga FC Kusuhijrah, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, berhasil keluar sebagai juara pertama pada Turnamen Sepak Bola Indari Cup I yang digelar di Desa Indari, Kecamatan Bacan Barat.
Gelar juara tersebut diraih Kelapa Tiga FC Kusuhijrah setelah melewati rangkaian pertandingan sejak fase grup hingga partai final. Dalam laga puncak yang berlangsung pada Kamis lalu, Kelapa Tiga FC Kusuhijrah berhadapan dengan tim Angkatan Dua Tacecer dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan menarik perhatian masyarakat serta para pendukung kedua kesebelasan.
Setelah melalui pertandingan yang penuh perjuangan, Kelapa Tiga FC Kusuhijrah akhirnya memastikan diri sebagai kampiun dan berhak membawa pulang trofi bergilir Indari Cup I ke Dusun Kusuhijrah, Kecamatan Bacan Barat.
Trofi tersebut menjadi simbol keberhasilan dan perjuangan seluruh pemain, manajemen, serta pendukung Kelapa Tiga FC Kusuhijrah selama mengikuti turnamen. Kemenangan ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kusuhijrah karena tim kebanggaan mereka mampu menjadi yang terbaik dalam turnamen yang mempertemukan sejumlah tim sepak bola dari wilayah sekitar.
Manajer Kelapa Tiga FC Kusuhijrah, Gio, mengatakan bahwa trofi yang berhasil dibawa pulang oleh timnya merupakan trofi bergilir yang nantinya akan kembali diperebutkan pada pelaksanaan Indari Cup II.
Menurut Gio, meskipun trofi tersebut hanya bersifat bergilir dan nantinya akan dikembalikan kepada panitia untuk diperebutkan kembali dalam turnamen berikutnya, keberadaan trofi itu memiliki makna penting bagi Kelapa Tiga FC Kusuhijrah.
Ia menyebut trofi tersebut akan menjadi tanda dan simbol kemenangan yang akan dikenang oleh tim maupun masyarakat Kusuhijrah.
“Kami angkat dan membawa pulang trofi ini sebagai tanda dan simbol kemenangan tim kami, Kelapa Tiga FC Kusuhijrah. Kami pun akan merawat dengan baik trofi tersebut agar tidak lecet, sehingga ketika turnamen berikutnya, Indari Cup II, digelar, kami berharap Insya Allah bisa kembali memenangkan trofi ini untuk yang kedua kalinya,” ujar Gio.
Gio menambahkan, keberhasilan Kelapa Tiga FC Kusuhijrah menjadi juara tidak terlepas dari kerja keras seluruh pemain dan dukungan masyarakat. Menurutnya, sejak awal turnamen, para pemain telah menunjukkan semangat dan komitmen untuk memberikan hasil terbaik.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Turnamen Indari Cup I, khususnya panitia pelaksana yang dinilai mampu menjalankan pertandingan dengan baik dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Menurut Gio, seluruh rangkaian pertandingan yang berlangsung sejak fase grup hingga babak final berjalan dengan suasana kompetitif namun tetap mengedepankan sportivitas.
“Pertandingan di Desa Indari sangat spektakuler. Kami dari tong Kelapa Tiga juga sangat puas dengan pertandingan yang dibuat panitia selama turnamen berlangsung, mulai dari fase grup hingga final. Kami puas karena adanya panitia yang menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.
Ia menilai pelaksanaan Indari Cup I bukan hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah bagi para pemain muda maupun tim-tim lokal untuk menunjukkan kemampuan, membangun persaudaraan, serta mempererat hubungan antarmasyarakat melalui olahraga sepak bola.
Turnamen tersebut juga dinilai mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat Desa Indari dan wilayah sekitar. Antusiasme penonton terlihat dalam setiap pertandingan, terutama ketika turnamen memasuki fase-fase penting hingga pertandingan final.
Bagi Kelapa Tiga FC Kusuhijrah, keberhasilan menjadi juara pertama pada Indari Cup I menjadi pencapaian yang patut dibanggakan. Trofi bergilir yang kini berada di Kusuhijrah menjadi bukti atas perjuangan mereka sepanjang turnamen.
Gio berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan semangat kebersamaan.
Ia juga berharap Kelapa Tiga FC Kusuhijrah tidak hanya mampu mempertahankan prestasi, tetapi juga dapat kembali menunjukkan kualitas permainan ketika mengikuti berbagai turnamen sepak bola berikutnya.
“Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi pemain kami untuk terus berlatih dan menjaga kekompakan. Trofi ini akan kami rawat dengan baik sebagai simbol kemenangan Kelapa Tiga FC Kusuhijrah,” katanya.
Dengan berakhirnya Indari Cup I, perhatian para pencinta sepak bola lokal kini mulai tertuju pada pelaksanaan Indari Cup II yang diharapkan dapat kembali menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik dan kompetitif.
Sementara bagi Kelapa Tiga FC Kusuhijrah, trofi bergilir tersebut untuk sementara waktu menjadi bagian dari kebanggaan tim dan masyarakat Kusuhijrah. Target berikutnya pun mulai dicanangkan, yakni kembali merebut trofi pada edisi kedua dan mencatatkan nama Kelapa Tiga FC Kusuhijrah sebagai juara untuk kedua kalinya.
Keberhasilan Kelapa Tiga FC Kusuhijrah pada Indari Cup I sekaligus menjadi penutup manis dari rangkaian turnamen sepak bola di Desa Indari yang berlangsung penuh semangat, persaingan, dan sportivitas..
Tim/ Red.




