Pesawaran — Gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, kian hari kian menggunung. Tumpukan limbah tak hanya menggunung dan meluas, tetapi juga mulai merangsek menutupi badan jalan yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk kendaraan pengangkut sampah. Akibatnya, mobilitas logistik kebersihan di kawasan tersebut terganggu total.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, operasional di area TPA telah terhenti selama tiga hari terakhir. “Sudah tiga hari ini libur, sampah sudah menumpuk sampai menutup jalan lintasan,” ujar seorang sumber kepada awak media, sabtub(25/7).
Pantauan di lokasi menunjukkan, satu unit alat berat eskavator terlihat terparkir di tengah timbunan sampah. Namun, mesin raksasa itu tampak tak berdaya—diduga dalam kondisi rusak dan masih menjalani proses perbaikan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti instansi pemilik alat berat tersebut, karena tidak ada atribut dinas yang terpasang.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang koordinasi dan kesiapan teknis pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tanggap, baik dengan memperbaiki armada maupun menyediakan alat berat pengganti, agar tumpukan sampah tak semakin membahayakan lingkungan dan aktivitas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran terkait penanganan darurat di TPA Taman Sari.
W Nizar



