Jember – Globalinvestigasinews. Pro ~ Pemerintah Desa (Pemdes) Sidodadi menggelar karnaval budaya tingkat lembaga pendidikan se-Desa Sidodadi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 11 peserta dari berbagai lembaga pendidikan yang ada di Desa Sidodadi. Para peserta menampilkan beragam kreativitas dan atraksi budaya yang menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Karnaval dimulai dari Lapangan Bandigu sebagai titik start, kemudian peserta berjalan mengikuti rute yang telah ditentukan hingga finish di Dusun Krajan, Desa Sidodadi.
Menariknya, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk melakukan perform di panggung kehormatan, tepatnya didepan rumah Kepala Desa Sidodadi. Berbagai penampilan yang disuguhkan peserta mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya karnaval.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, peserta didik, dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme serta kecintaan terhadap seni dan budaya. Rabu (19/8/2026)
Kepala Desa Sidodadi, Suyono, saat ditemui mengatakan,” seluruh lembaga pendidikan sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari masyarakat, khususnya para wali murid yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan karnaval.
“Pemdes Sidodadi bersama masyarakat mengadakan karnaval lembaga yang diikuti SD, MI, SMP, MTs, SMA dan SMK. Kurang lebih ada 11 peserta. Semua lembaga sangat antusias, begitu juga dukungan dari masyarakat dan wali murid yang banyak berperan serta dalam kegiatan ini,” ujar Suyono saat ditemui.
Ia menjelaskan, rute karnaval masih menggunakan rute rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Peserta diberangkatkan dari Lapangan Mandigu menuju Krajan Barat hingga perbatasan Desa Pontang dengan jarak tempuh kurang lebih 2,5 kilometer.
Menurut Suyono, selama tiga tahun terakhir rangkaian peringatan HUT RI di Desa Sidodadi dibagi menjadi tiga kegiatan, yakni karnaval tingkat TK dan PAUD, karnaval lembaga pendidikan mulai SD hingga SMA/SMK, serta karnaval umum atau kirab budaya.
Suyono menambahkan, kegiatan rutin tersebut turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Sepanjang rute mulai dari titik start hingga finish, keberadaan pelaku UMKM terlihat cukup ramai.
“Dengan adanya kegiatan rutin ini, untuk UMKM mulai dari start sampai finish sangat luar biasa. Ini bisa memancing perekonomian masyarakat. UMKM berjalan lancar, baik dari warga masyarakat sendiri maupun masyarakat dari luar,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran perangkat desa, Pemdes Sidodadi, jajaran wilayah RW, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan karnaval.
Ia mengatakan dukungan masyarakat sangat penting, terutama dalam mempersiapkan sarana dan kondisi rute agar pelaksanaan karnaval dapat berjalan nyaman dan aman bagi seluruh peserta.
“Mudah-mudahan ke depannya masing-masing kegiatan karnaval semakin antusias. Ini juga menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas dan kreasi dari masing-masing lembaga yang ada di Desa Sidodadi,” harapnya.
Namun demikian, Suyono juga berharap setiap lembaga dapat mempertimbangkan durasi penampilan. Menurutnya, masing-masing lembaga memang memiliki kreasi dan pertunjukan budaya yang ingin ditampilkan, tetapi perlu disesuaikan dengan waktu yang tersedia.
“Kami berharap terkait masalah waktu, karena masing-masing lembaga mempunyai penampilan kreasi budaya. Untuk memaksimalkan penampilan, tidak perlu terlalu banyak kreasi yang memakan waktu. Kalau semuanya menampilkan kreasi besar sementara waktunya terbatas, nanti bisa sampai malam,” pungkasnya.
Pelaksanaan karnaval budaya tingkat lembaga pendidikan se-Desa Sidodadi berlangsung meriah, tertib, dan kondusif. (Hd)




