PALOPO, Global Investigasi News | Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Palopo, termasuk dua kepala organisasi perangkat daerah (OPD), terpantau menghadiri kegiatan pelantikan Trisal Tahir sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Palopo di Hotel UpperHills Convention Hall, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Selasa (4/8/2026) siang.
Dua pejabat yang terlihat hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKP) Kota Palopo serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Palopo. Selain kedua kepala dinas, puluhan ASN lainnya juga tampak mengikuti agenda pelantikan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah ASN datang menggunakan kendaraan pribadi. Namun, sebagian lainnya diduga dimobilisasi menggunakan tiga unit bus sekolah milik Pemerintah Kota Palopo.
Sebelum menuju lokasi pelantikan di Hotel UpperHills Convention Hall, rombongan sejumlah ASN tersebut terlihat berkumpul terlebih dahulu di Hotel The Rinra Makassar.
Menanggapi hal tersebut, seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mendesak Inspektorat Kota Palopo segera melakukan pemeriksaan terhadap ASN yang menghadiri kegiatan tersebut, termasuk para kepala dinas.
“Seharusnya Inspektorat turun melakukan pemeriksaan terhadap ASN, termasuk para kepala dinas. Termasuk melacak anggaran yang digunakan untuk menghadiri kegiatan tersebut,” katanya.
Ia menilai penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kegiatan partai politik merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku.
“Kalau menggunakan bus yang dibiayai dari anggaran pemerintah untuk menghadiri kegiatan partai politik, tentu ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP Kota Palopo yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kedua kepala dinas maupun ASN yang diduga menghadiri kegiatan partai politik tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait.(*)



