Simalungun, Sumatera Utara – Masyarakat Kecamatan Silou Kahean kembali menyuarakan harapan agar Pemerintah Kabupaten Simalungun segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang menghubungkan Nagori Simanabun dengan Nagori Damakitang. Kondisi jalan yang rusak, berlumpur, licin, dan dipenuhi genangan air dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan, terutama saat musim hujan, Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan pantauan warga, ketika hujan turun ruas jalan tersebut berubah menjadi kubangan lumpur sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas. Kondisi ini memaksa para pengendara lebih berhati-hati karena risiko tergelincir dan mengalami kecelakaan cukup tinggi.
Jalan penghubung tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Setiap hari, jalan itu digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti bekerja, mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, serta mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.
Namun, kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama dinilai menghambat mobilitas masyarakat dan berdampak terhadap aktivitas perekonomian warga di Kecamatan Silou Kahean.
Salah seorang warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur jalan demi kepentingan masyarakat.
«”Pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Silou Kahean,” ungkapnya.»
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun dapat segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut agar akses transportasi kembali aman, nyaman, dan layak dilalui. Warga juga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga ruas jalan penghubung Nagori Simanabun menuju Nagori Damakitang tidak lagi menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan dan mampu menunjang aktivitas serta kesejahteraan masyarakat.
(Tim)



