JAMBI, 24/09/2026 Globalinvestigasinews.com
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Jambi mendapat kunjungan penting, Kamis (24/9/2026). Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Kelembagaan (OKK) DPP PRI, H. Amir turun langsung ke Jambi didampingi Ketua DPD PRI Sumatera Utara H. Rahmat P. Hasibua.
Kedatangan rombongan DPP tersebut disambut langsung Ketua DPD PRI Provinsi Jambi, Robert Samosir beserta jajaran pengurus di Kantor DPD PRI Jambi di Grand City No. 53C, Kota Jambi.
Pantauan di lapangan, kegiatan diawali dengan rapat konsolidasi internal di dalam kantor. Robert Samosir tampak memberikan paparan terkait perkembangan struktur DPC di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Suasana rapat berlangsung akrab namun serius.
Setelah itu, seluruh kader melakukan foto bersama di depan Kantor DPD dengan membentangkan Bendera Merah Putih dan bendera PRI berlogo kepala harimau, simbol kekuatan Partai Rakyat Indonesia.
Kepada wartawan, Ketua OKK DPP PRI H. Amir mengatakan, kunjungan ke Jambi adalah instruksi langsung dari Ketua Umum DPP PRI M. Nazaruddin dan Ketua Dewan Pembina Jenderal (Purn) Wiranto untuk memastikan mesin partai rapi sampai tingkat desa.
“Kami sengaja membawa Ketua DPD Sumut H. Rahmat P. Hasibuan karena Sumut sudah menjadi salah satu DPD percontohan OKK. Kita ingin Jambi dan Sumut saling menguatkan di Sumatera. PRI ini partai milik rakyat, tugas kita mengawal program Presiden Prabowo seperti MBG dan Koperasi Merah Putih agar sampai ke rakyat bawah,” ujar H. Amir.
Sementara itu, Ketua DPD PRI Jambi Robert Samosir menegaskan kesiapannya.
“Alhamdulillah, hari ini kami mendapat arahan langsung dari Ketua OKK DPP. Jambi siap. Struktur akan kami tuntaskan, kader kami solidkan. Kami ingin JambiNgebor jadi contoh DPD yang solid di Sumatera,” tegas Robert Samosir.
Kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas DPD. Ketua DPD Sumut H. Rahmat P. Hasibuan menyatakan siap bersinergi dengan Jambi untuk membesarkan PRI di Pulau Sumatera.
Dengan kunjungan ini, DPD PRI Jambi optimis target konsolidasi 100 persen di tingkat kecamatan dan desa akan tercapai sebelum akhir tahun 2026.
(Fik_globalinewsjambi)




