KABUPATEN BANDUNG – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas pelantikan 911 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tahap pertama yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) di Dome Balerame, Soreang, Kamis (30/7/2026).
Pelantikan yang diikuti anggota BPD dari 16 kecamatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai masa jabatan anggota BPD periode 2026–2034, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Bandung.
Menurut H. Asep Ikhsan, pelantikan anggota BPD bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat fungsi kelembagaan desa dalam mendukung pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
“Anggota BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam menyerap aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi pengawasan, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap seluruh anggota BPD yang baru dilantik dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Asep Ikhsan.
Ia menilai pelantikan tersebut menjadi awal yang baik dalam penataan pemerintahan desa di bawah kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Sinergi antara pemerintah desa dan BPD diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan desa, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional.
Asep juga mengajak seluruh anggota BPD untuk menjalankan tugas secara independen, objektif, dan berintegritas dalam mengawasi jalannya pemerintahan desa, pembahasan peraturan desa, hingga pelaksanaan program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dengan telah dilantiknya 911 anggota BPD tahap pertama, Pemerintah Kabupaten Bandung diharapkan semakin memperkuat sistem pemerintahan desa yang efektif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Redaksi.”



