Nias Sumut-Global – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sangat dibutuhkan oleh para siswa di wilayah pedesaan, khususnya kecamatan Ulugawo, kabupaten Nias, Sumatera Utara. Hingga saat ini, sejumlah sekolah diwilayah tersebut disebut masih menantikan kehadiran program yang telah berjalan di sejumlah wilayah lainnya.
Hal tersebut disampaikan kepala Sekolah Negeri 2 Ulugawo, Emerson Bu’ulolo, S.Pd., saat ditemui awak media disekolah SMP Negeri 2 Ulugawo, Desa Fatodano, Kecamatan Ulugawo, Rabu (16/9/2026).
Kasek SMP Negeri 2 Ulugawo, Emerson Bu’ulolo, S.Pd mengatakan pihak sekolah bersama para siswa sudah cukup lama menantikan program MBG dapat hadir diwilayah kecamatan Ulugawo.
Menurutnya, program tersebut sangat penting karena kondisi ekonomi sebagian besar keluarga siswa tergolong terbatas.
Kami sudah lama menantikan kehadiran Program Makanan Bergizi Gratis. Kalau di wilayah perkotaan sudah berjalan, kami di wilayah pedesaan juga berharap program ini segera hadir karena siswa sangat membutuhkannya,”ujar Kasek Emerson Bu’ulolo.
Emerson menjelaskan, sebagian besar siswa SMP Negeri 2 Ulugawo tidak sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Sebagian besar siswanya jarak rumah cukup jauh dari sekolah membuat para siswa harus berangkat lebih pagi agar tidak terlambat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain persoalan jarak, kondisi ekonomi keluarga juga menjadi salah satu faktor. Sebagian besar orang tua sebagai petani, dan berpengaruh dengan cuaca curah hujan, menjadi terbatas sehingga pendapatan keluarga ikut terdampak.
Kasek Emerson Bu’ulolo berharap pemerintah pusat segera memperluas pelaksanaan program MBG hingga ke sekolah – sekolah di wilayah kecamatan Ulugawo. Menurutnya, perhatian terhadap pemenuhan gizi seharusnya juga menyentuh anak-anak yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Justru anak-anak di wilayah 3 T kami ini yang sangat membutuhkan program tersebut. Jangan sampai program hanya dirasakan diwilayah perkotaan, sementara anak-anak di pedesaan yang kondisinya membutuhkan justru belum mendapatkannya.
Sekolah berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah, sehingga program MBG dapat segera dirasakan para siswa di kecamatan Ulugawo yang selama ini masih menghadapi keterbatasan ekonomi dan akses terhadap makanan bergizi,”harap Kasek Emerson Bu’ulolo.
(ArG)




