KABUPATEN BANDUNG – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi refleksi bagi seluruh generasi bangsa untuk menghargai perjuangan para pahlawan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ia menegaskan, kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan, keringat dan darah para pahlawan.
Menurut Asep, generasi saat ini memiliki kewajiban moral untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Semangat perjuangan para pendahulu harus diterjemahkan sesuai tantangan zaman, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Jangan sampai kita melupakan sejarah. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan para pahlawan. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah menghargai perjuangan itu dengan memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa,” ujar Asep.
Ia menilai HUT ke-81 RI tidak boleh berhenti pada seremoni dan perayaan semata. Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kedaulatannya hingga mendapat pengakuan dunia.
Gen Z Jangan Terlena
Asep secara khusus mengingatkan generasi muda, termasuk Gen Z, agar tidak terlena dengan perkembangan teknologi dan berbagai kemudahan kehidupan modern.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan tantangan para pejuang kemerdekaan. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata, maka perjuangan generasi sekarang dilakukan melalui pendidikan, kompetensi, inovasi, kesehatan, produktivitas dan kemampuan menghadapi persaingan global.
“Generasi muda harus mempersiapkan diri sejak sekarang. Waktu, kesehatan, pendidikan dan kemampuan harus digunakan sebaik-baiknya. Jangan hanya berleha-leha, karena tantangan global ke depan semakin berat,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital membawa peluang sekaligus tantangan. Arus informasi yang begitu cepat, persaingan ekonomi, perubahan budaya dan perkembangan kecerdasan teknologi menuntut anak muda memiliki kemampuan berpikir kritis serta karakter yang kuat.
“Jangan sampai teknologi justru membuat generasi muda kehilangan arah. Teknologi harus menjadi alat untuk belajar, berkarya, berinovasi dan meningkatkan produktivitas,” katanya.
Pertahankan Bangsa Lewat Kualitas SDM
Asep berpandangan, mempertahankan kemerdekaan di era modern tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan fisik. Menurutnya, membangun manusia yang berkualitas merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan masa depan bangsa.
Generasi muda harus memiliki pendidikan yang baik, kesehatan yang terjaga, keterampilan, mental tangguh serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan bangsa.
“Perjuangan hari ini adalah bagaimana kita mampu menciptakan generasi yang unggul. Pemuda harus sehat, berpendidikan, memiliki keterampilan dan siap bersaing dengan bangsa lain,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan gotong royong. Kemerdekaan, kata dia, harus memberikan manfaat nyata berupa masyarakat yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.
“Para pahlawan sudah memberikan kemerdekaan kepada kita. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, prestasi dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Asep Ikhsan.”
Redaksi.”



