KABUPATEN BANDUNG – Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat), H. Asep Romy Romaya, SE, menggelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Kampung Bedas, Desa Tegaluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen DPR RI dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan atas berbagai risiko kerja.
Sosialisasi dihadiri Kepala Desa Tegaluar H. Deden Galih, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang Yogie Adang, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Ruli Yuliana, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LPMD, para guru ngaji, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga Desa Tegaluar.
Dalam sambutannya, Asep Romy Romaya menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan instrumen strategis negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja, baik di sektor formal maupun informal. Melalui berbagai program seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga berbagai manfaat lainnya sesuai ketentuan, negara hadir memberikan kepastian perlindungan bagi setiap pekerja.
“Perlindungan sosial merupakan hak setiap pekerja. Negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan kesejahteraan keluarganya semakin meningkat,” ujar Asep Romy Romaya.
Ia menegaskan, sebagai wakil rakyat di DPR RI, dirinya memiliki tanggung jawab untuk terus menyosialisasikan berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, semakin luas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, semakin kuat pula sistem perlindungan sosial bagi para pekerja di Kabupaten Bandung maupun Kabupaten Bandung Barat.
Asep Romy Romaya juga mengajak pemerintah desa, BPD, LPMD, Karang Taruna, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial yang komprehensif.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan terkait mekanisme pendaftaran, manfaat program, hingga perlindungan bagi pekerja sektor informal.
Melalui sosialisasi ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan terus meningkat. Dengan semakin luasnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan bagi para pekerja diharapkan semakin optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Redaksi.



