Nias Sumut – Global – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Nias melakukan kunjungan investigasi terkait program revitalisasi, di Sekolah Dasar Negeri 078506 Hiliotalua, Desa Holi, Kecamatan Ulugawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Senin (19/10/2026).
Pada kunjungan investigasi yang dilakukan oleh LIRA kabupaten Nias, untuk memantau pelaksanaan program yang bersumber dari anggaran negara, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat mengenai kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
Kunjungan investigasi dilakukan oleh Denius Gulo, dan Aroziduhu Gulo.
Kunjungan investigasi tersebut langsung diterima langsung oleh kepala sekolah SDN 078506 Hiliotalua, Meiberita Lase, S.Pd. SD.
Mengawali pertemuan, pihak LIRA kabupaten Nias disampaikan oleh Denius Gulo mengatakan bahwa kunjungan investigasi yang dilakukan merupakan bagian dari pemantauan atau pengawasan terhadap pelaksanaan program, khususnya program revitalisasi yang menggunakan anggaran APBN.
Ia, menekankan bahwa LIRA hadir di tengah – tengah masyarakat untuk mengedukasi, artinya pentingnya pembangunan dan mengajak semua pihak mendukung program tersebut,”ujar Denius Gulo.
Masih pihak LIRA, Denius Gulo menerangkan bahwa fiskal daerah kita sedang tidak sehat, karena pemerintah pusat cukup signifikan melakukan pemangkasan anggaran untuk daerah. Tentu dengan adanya bantuan program revitalisasi membantu infrastruktur khususnya pembangunan sekolah, dan harapan kita bersama agar pelaksanaan program revitalisasi terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 078506 Hiliotalua, Meiberita Lase, S.Pd. SD lebih awal berterimakasih atas kunjungan investigasi yang dilakukan oleh LIRA Nias di sekolah kami terkait pelaksanaan program revitalisasi. Pihaknya, bersedia menyampaikan informasi yang akurat dan transparan terkait pelaksanaan program
revitalisasi.
Lebih lanjut kepala sekolah, Meiberita Lase menyampaikan bahwa anggaran program revitalisasi ini merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, dan pagu anggarannya sebesar Rp. 1.198.138.509, APBN tahun 2026.
Masih Kepala Sekolah, Meiberita Lase menyampaikan informasi kendala, kendalanya mengalami keterlambatan izin pembongkaran bangunan, sehingga sempat beberapa minggu tertunda dimulai pekerjaan, baru dimulai awal Agustus 2026. Demikian halnya, kondisi jalan harus melewati sungai besar, bila curah hujan tinggi sungainya tidak bisa dilewati, akhirnya menjadi kendala ada pengangkutan bahan material.
Semua bahan material bangunan, diangkut dengan manual jarak tempuh kurang lebih tiga kilometer jalan kaki menuju lokasi sekolah.
Terus, Kepala Sekolah Meiberita Lase memaparkan sejumlah item pekerjaan, yakni ; 6 lokal ruang kelas rehabilitasi, dan 1 ruang perpustakaan rehabilitasi, tembok penahan tanah (TPT), parit, istalasi listrik.
Pada item pekerjaan tersebut, ada pemasangan plafon PVC, lantai keramik, dan pengecatan dinding.
Selanjutnya kepala sekolah, Meiberita Lase berharap kepada pemerintah pusat, anggaran untuk pembangunan rumah dinas guru, kantin sekolah, mobiler, dan toilet bangunan baru, pagar sekolah.
Selain pembangunan, Ia juga berharap ada SMP dengan satu atap SD 078506 Hiliotalua, mengingat banyak SD lain yang mendukung. Bila ada SMP terdekat, maka calon siswanya tidak mengejar sekolah yang jauh, selama ini anak siswa SMP menempuh perjalanan jauh dengan jalan kaki dan melewati sungai besar yang beresiko tinggi pada keselamatan anak sekolah.
Ia, keluhkan dana dacil sudah tiga bulan belum masuk di rekening guru, mewakili rekan guru berharap secepatnya terealisasi dana dacilnya.
LIRA Nias, Aroziduhu Gulo mengapresiasi keterbukaan informasi publik kepala sekolah SDN 078506 Hiliotalua Ulugawo.
Aroziduhu Gulo, menegaskan bahwa kehadiran LIRA Nias tidak melakukan tindakan mengintimidasi, atau merongrong, namun membangun hubungan mitra strategis, bagaimana pelaksanaan program revitalisasi terlaksana sesuai harapan.
Tim LIRA Nias, Aroziduhu Gulo membenarkan bahwa perjalanan menuju lokasi SD Negeri 078506 Hiliotalua Ulugawo sangat menantang melewati sungai besar, dan jalan daratnya pendakian gunung.
LIRA Nias, menyambung harapan masyarakat setempat agar pemerintah melalui TMMD untuk membangun jembatan gantung untuk menghubungkan akses jalan menuju lingkungan Hiliotalua desa Holi Kecamatan Ulugawo, Kabupaten Nias.
(Tim).







