Kota Gunungsitoli Sumut – Global -Semangat kebersamaan dan pembinaan generasi muda mewarnai Apel Besar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Gunungsitoli di Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Gunungsitoli, bersama Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli Ny. Veny Sowa’a Laoli, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli Oktorianus Harefa, S.Pd., Kapolres Nias, Danki Brimob Kompi IV Batalyon C Nias, Basarnas, unsur Forkopimda, jajaran pengurus Kwarcab, para pembina, serta anggota Gerakan Pramuka Kota Gunungsitoli.
Apel Besar menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kepramukaan sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda. Melalui Gerakan Pramuka, peserta didik mendapatkan ruang untuk belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dr. Dikky Anugerah, S.Sos., M.SP., mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi wadah pendidikan nonformal yang memberikan pengalaman nyata bagi generasi muda untuk membangun karakter dan mengembangkan kemampuan diri. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, kepemimpinan, dan pengabdian diharapkan terus tumbuh melalui kegiatan kepramukaan.
Salah satu momen penting dalam Apel Besar tersebut adalah tampilnya Altrigitha Telaumbanua, pelajar SMP Negeri 4 Gunungsitoli, sebagai pemimpin apel.
Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan kepemimpinan melalui Gerakan Pramuka. Di usia yang masih muda, Altrigitha mendapat kesempatan untuk belajar memimpin, membangun kepercayaan diri, sekaligus menjalankan tanggung jawab di hadapan para anggota Gerakan Pramuka.
Dalam kesempatan tersebut, pembina apel menyampaikan bahwa Altrigitha akan diutus mengikuti Jambore Dunia ke-26 Tahun 2027 di Gdańsk, Polandia, yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2027.
Pembina apel juga menyampaikan bahwa keikutsertaan Altrigitha dalam Jambore Dunia tersebut akan mendapatkan dukungan pembiayaan dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara.
Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi Altrigitha untuk memperluas wawasan dan membangun persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah dan negara. Keikutsertaan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal keberagaman, bertukar pengalaman, serta membawa semangat Gerakan Pramuka Kota Gunungsitoli ke lingkungan yang lebih luas.
Momentum ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui Gerakan Pramuka dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, keberanian, kepemimpinan, dan kemandirian. Dari kegiatan di tingkat daerah, generasi muda dapat memperoleh pengalaman yang menjadi bekal untuk berinteraksi dan berkontribusi pada tingkat yang lebih luas.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kota Gunungsitoli pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membina generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.
Dengan semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran yang positif bagi generasi muda Kota Gunungsitoli untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, berwawasan luas, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara
Sumber Kominfo Kota Gunungsitoli
(ArG).





