Waropen, globalinvestigasinews.com – Praktik dugaan pertambangan ilegal di wilayah Wapoga Kabupaten Waropen Papua terus menjadi sorotan publik. Tekanan terhadap Aparat Penegak Hukum meningkat, masyarakat terus mempertanyakan kinerja Satuan Tim PKH, Kejaksaan Tinggi Papua dan Satuan Tim PKH guna membongkar jaringan tambang tersebut yang terorganisir secara tuntas dan memastikan seluruh aktivitas tambang ilegal di Wapoga ditutup serta membawa semua pelaku pengerusakan alam di Papua kehadapan hukum.
Aktivis lingkungan sekaligus Ketua LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Papua, pada Senin (27/7/26) mendesak APH Polda Papua, Kejaksaan Tinggi dan Satuan Tim PKH pembentukan Prabowo agar tidak lagi menutup mata dan kuping terhadap aktivitas penambangan ilegal yang berlangsung di wilayah Distrik Wapoga Waropen Papua. Menurutnya, dengan diamnya APH di Papua membuka ruang spekulasi masyarakat tentang adanya bekingan orang kuat, sebab terpantau kegiatan tambang ilegal masih beroperasi hingga saat ini.
” Kejahatan lingkungan ini telah berjalan kurang lebih lima tahun dan pelaku pengerusakan alam ini masih ada disana. Kami mendesak Satuan Tim PKH, Kejaksaan Tinggi Papua dan Polda Papua agar segera merespon tegas kejahatan yang terorganisir ini secepatnya. Hukum harus bersih, hukum harus tegas, hukum haruslah ditegakan tanpa pandang bulu dan tidak memihak. Jika pemberitaan-pemberitaan media tidak digubris dan dianggap sebagai angin lalu maka, patut dicurigai adanya kesepakatan jahat yang menguntungkan oknum-oknum penegak hukum dan perlu diungkap ke permukaan,” ujar Aktivis Yerri.
Ketua LSM WGAB menyampaikan kalau dirinya menduga kuat adanya keterlibatan oknum dalam praktik pertambangan di wilayah Distrik Wapoga Kabupaten Waropen, itu sebabnya respon hukum terlihat bias acuh- tak acuh meninggalkan kesan buruk di mata masyarakat. Yerri juga bilang, setiap aktivitas tambang yang menggunakan alat berat dan berjalan dengan sistem kerja terstruktur tidak dapat dikategorikan sebagai kegiatan ilegal biasa melainkan kegiatan ilegal yang luarbiasa karena kesan buruknya pada anak cucu, pada generasi Papua yang akan datang.
” Ini kejahatan terorganisir dalam lingkaran kesepakan jahat yang menguntungkan. Sulit dibayangkan bisa berjalan tanpa dukungan pihak tertentu omong kosong namanya. Kami meminta dan mendesak Aparat Penegak Hukum harus mengusut hingga ke tingkat atas, tidak berhenti pada pelaku di lapangan. Semua yang terlibat turut andil dalam proses pengerusakan panjang alam di Papua khususnya di wilayah Distrik Wapoga Kabupaten Waropen perlu diganjar hukum. Untuk itu proses penerbitan harus segera diambil guna meyakinkan keraguan masyarakat dan memulihkan pandangan negatif masyarakat terhadap APH di Papua, yang dalam faktanya telah bekerja maksimal demi bangsa dan negara” bebernya.
Sambung >
Nando



