KOTAWARINGIN BARAT – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat mengadakan kegiatan Perekrutan Relawan Anti Narkotika dalam rangka Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Sumber Daya Pembangunan Desa, khususnya desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BNNK Kotawaringin Barat AKBP.Jalmo Hadi Prayitno.SE.Msc didampingi Ibu Nevi Susanti, SH Tim Pencegahan BNN Kobar serta Kepala Desa Pasir Panjang Tamel beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Kepala BNNK Kotawaringin Barat menegaskan bahwa pembangunan desa tidak akan berjalan maksimal jika sumber daya manusianya rusak akibat narkoba. Oleh karena itu, pembentukan Relawan Anti Narkotika di tingkat desa menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan desa terhadap ancaman narkotika.
“Relawan ini nantinya akan menjadi perpanjangan tangan BNN di desa. Mereka yang akan mengedukasi, mengingatkan, dan menjadi contoh hidup sehat tanpa narkoba di lingkungannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pasir Panjang menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapan desanya untuk mendukung penuh gerakan Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Ia berharap warga yang terpilih sebagai relawan dapat berperan aktif menjaga generasi muda desa dari bahaya narkoba.
Acara KIE diisi dengan penyuluhan tentang jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan, serta cara melaporkan indikasi peredaran gelap narkoba. Warga juga diajak untuk memahami pentingnya rehabilitasi bagi penyalahguna dan peran keluarga dalam pencegahan.
Melalui kegiatan ini, BNNK Kotawaringin Barat menargetkan setiap desa memiliki minimal 5 hingga 10 Relawan Anti Narkotika yang terlatih, sehingga upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan dari tingkat paling bawah.Dengan adanya perekrutan Relawan Anti Narkotika agar bs lebih menjaga dan memelihara lingkungan yg bersih dari Narkotika ( Agus GINEWS)







