SUBULUSSALAM – Aksi damai yang digalang oleh Persatuan Pemuda Dasan Raja (PERSADA) terhadap operasional PT Global Sawit Semesta (GSS) berakhir dengan hasil positif melalui jalur dialog konstruktif. Pertemuan yang berlangsung di kantor manajemen perusahaan pada [Hari/Tanggal] menghasilkan kesepakatan lima poin strategis yang disetujui sepenuhnya oleh pihak PT GSS.
Dialog tersebut berlangsung dalam suasana transparan dan penuh kedewasaan, dihadiri serta disaksikan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Camat Penanggalan, Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K., Kapolsek Penanggalan IPTU Supriadi Efendi, serta Ketua Perpena.
Kehadiran para pejabat ini menjadi jaminan moral dan hukum atas terlaksananya poin-poin kesepakatan yang telah ditandatangani kedua belah pihak.
Ketua Aksi PERSADA, Ihsan Manik, bersama koordinator lapangan Muji, Dayat, dan Julkifli Simanjuntak, merinci lima tuntutan utama yang kini telah menjadi komitmen resmi perusahaan:
- Prioritas Tenaga Kerja Lokal: PT GSS wajib merekrut minimal lima pemuda warga Desa Dasan Raja setiap tahunnya sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.
- Kompensasi Dampak Operasional: Perusahaan berkomitmen memberikan bantuan sembako secara berkala (bulanan/tahunan) kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas pabrik.
- Program Kemandirian Masyarakat: Peluncuran Program PAM Swakarsa yang melibatkan 20 pemuda lokal dalam proyek kemandirian ekonomi.
- Rekrutmen Humas Lokal: Posisi humas pembantu di lingkungan perusahaan wajib diisi oleh putra-putri asli Desa Dasan Raja, dan dilarang mendatangkan tenaga dari luar daerah.
- Transparansi CSR: Keterlibatan aktif pemuda setempat dalam perencanaan hingga pengelolaan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
Menanggapi kesepakatan tersebut, Ihsan Manik menyampaikan pernyataan tegas bahwa dokumen hasil musyawarah ini memiliki kekuatan moral dan sosial yang mengikat.
“Kesepakatan ini telah disaksikan langsung oleh Camat, Kapolres, Kapolsek, dan Ketua Perpena. Ini bukan sekadar kata-kata, melainkan janji yang wajib dijalankan. Jika janji ini diabaikan, diingkari, atau tidak direalisasikan, maka kami Pemuda PERSADA tidak akan ragu untuk turun kembali dengan aksi yang jauh lebih besar, lebih luas, dan lebih tegas,” tegas Ihsan.
Sementara itu, Koordinator Aksi Muji menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama proses demonstrasi hingga negosiasi.
“Terima kasih kami ucapkan kepada jajaran Polres Subulussalam, khususnya Bapak Kapolres AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K., Kapolsek Penanggalan IPTU Supriadi Efendi, serta jajaran TNI. berkat pendekatan humanis dan profesional bapak-bapak sekalian, aksi kami berjalan aman, tertib, dan tanpa gesekan,” ujar Muji.
Dengan tercatatnya kesepakatan ini, diharapkan hubungan industrial antara PT Global Sawit Semesta dan masyarakat Dasan Raja dapat berjalan harmonis, saling menguntungkan, dan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.(*)
(Tim Redaksi)




