Jambi ginewstvinvestigasiinews.com Minimnya alokasi anggaran pembangunan untuk Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan.
Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya keterwakilan putra daerah Kerinci dalam sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Sorotan tajam itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jambi asal Kerinci, Dr.
Eminnudin, SE, dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jumat (11/9/2026).
Dalam forum tersebut, Eminnudin bahkan melempar wacana keras terkait kemungkinan munculnya gagasan Kerinci untuk berdiri sendiri atau memisahkan diri dari Provinsi Jambi apabila persoalan ketimpangan pembangunan dan perhatian terhadap Kerinci terus berlangsung.
Menurutnya, wacana tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap kondisi pembangunan yang dinilai belum memberikan porsi perhatian secara proporsional kepada Kerinci.
“Kalau Kerinci terus merasa dianaktirikan, anggaran minim, pembangunan terbatas, sementara keterwakilan putra daerah dalam jabatan strategis di tingkat provinsi juga sangat sedikit, tentu ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Eminnudin.
Ia meminta Pemprov Jambi mengevaluasi distribusi anggaran, program pembangunan, termasuk kuota sejumlah program pemerintah yang masuk ke Kabupaten Kerinci.
Eminnudin menegaskan, Kerinci memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan sumber daya alam. Karena itu, menurutnya, pembangunan tidak seharusnya dilakukan secara timpang antarwilayah.
Ia juga mengajak para tokoh masyarakat Kerinci di daerah, provinsi maupun nasional untuk bersama-sama mengawal kepentingan pembangunan Kerinci.
“Tokoh-tokoh Kerinci harus membuka mata.
Mari kita kawal bersama agar Kerinci tidak terus merasa dianaktirikan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal keras bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk melihat kembali pemerataan pembangunan antarwilayah.
Namun demikian, untuk membuktikan ada atau tidaknya ketimpangan secara objektif, diperlukan kajian berdasarkan data, antara lain perbandingan alokasi APBD, jumlah program pembangunan yang diterima Kerinci, serta keterwakilan sumber daya manusia asal Kerinci dalam struktur pemerintahan Provinsi Jambi.




