ACEH SINGKIL – Pencarian seorang pemuda berusia 21 tahun yang hanyut di Sungai Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, berakhir dengan temuan tragis.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Sabtu malam (12/9/2026), setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di sungai tersebut.
Penemuan jenazah ini merupakan hasil dari upaya pencarian intensif yang dilakukan secara bergotong-royong oleh warga setempat bersama Tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Aceh Singkil.
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 18.30 WIB di kawasan Desa Tanah Bara.
Kepala Desa Tanah Bara mengungkapkan bahwa proses evakuasi berjalan cepat berkat responsivitas masyarakat yang langsung mengerahkan perahu dan sampan tradisional, serta dukungan penuh dari tim SAR standar penyelamatan air.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama yang solid antara warga desa dan Tim SAR Kabupaten, lokasi korban dapat terdeteksi lebih cepat.
Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian ini,” ujarnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum dimakamkan sesuai dengan prosedur hukum dan agama yang berlaku.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para remaja, untuk senantiasa berhati-hati saat beraktivitas di aliran sungai, terutama pada sore hari ketika visibilitas mulai menurun dan arus sungai bisa berubah secara tiba-tiba.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan lanjutan terkait kronologi lengkap kejadian untuk memastikan tidak adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.(*)
(Tim Redaksi)




