Sulsel
Barruglobalinvestigasinews.my.id.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru, di Baruga Pettu Adae, Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Jumat (11/9/26).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kesungguhan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni atau rotasi organisasi, tetapi bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Khusus kepada para lurah yang baru dilantik, Bupati menekankan bahwa kelurahan merupakan unit pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, pelayanan administrasi dan sosial harus dilakukan secara cepat, transparan, adil, dan tanpa diskriminasi.
“Jabatan ini adalah sebuah amanah dan bentuk kepercayaan penuh, sekaligus tanggung jawab besar kepada Allah SWT yang harus ditunaikan dengan kesungguhan hati,” tegasnya.
Bupati meminta para lurah membuka ruang pelayanan seluas-luasnya bagi masyarakat dan tidak menciptakan jarak antara pemerintah kelurahan dengan warga. Para lurah juga diminta rutin turun ke lapangan, mendengarkan keluhan masyarakat, menyerap aspirasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendorong kemajuan wilayah.
“Seorang lurah tidak akan bisa bekerja sendiri. Hilangkan ego, duduk bersama dan bangun wilayah dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Selain itu, para pejabat diminta memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mempelajari ketentuan hukum yang berlaku agar setiap kebijakan dan tindakan yang diambil tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.
Bupati juga menginstruksikan para lurah untuk mendukung berbagai agenda nasional dan daerah, termasuk percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, kebersihan lingkungan melalui gerakan Rabu Bersih, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan pada musim kemarau.
Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi perhatian Bupati. Ia mendorong para lurah untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan berbasis digital agar proses birokrasi semakin ringkas, cepat, mudah, dan efisien.
(Jum/Humas IKP).




