Nias Sumut- Global -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Nias lakukan kunjungan investigasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bawolato pada pembangunan program Revitalisasi, pada hari Senin (31/8/2026).
Pada kunjungan investigasi tersebut bersama kepala sekolah SMP Negeri 1 Bawolato Meimanius Waruwu, S.Pd., M.Pd, Ketua P2SP Fanahatoto Lafau, dan Bendahara P2SP.
Pihaknya Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bawolato, Meimanius Waruwu, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa sambut baik kunjungan DPD LIRA untuk melakukan investigasi terkait program revitalisasi yang diterima sekolahnya.
Lebih lanjut kepala sekolah Meimanius Waruwu menyampaikan bahwa anggaran program revitalisasi ini bersumber dari APBN Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia tahun 2026.
dan besar pagu anggarannya sebesar Rp. 1.524.003.000.
Kepala Sekolah Meimanius Waruwu menyatakan bahwa program revitalisasi ini pelaksanaannya dengan pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang terdiri dari enam orang.
Ia menjelaskan bahwa kami pihak sekolah dan bersama P2SP melaksanakan sesuai dengan ketentuan, dan transparan. Karena pembangunan program revitalisasi ini merupakan pembangunan program jangka panjang, dan tentunya kita harus memperhatikan kualitasnya,”jelas kasek Meimanius Waruwu.
Kepala sekolah Meimanius Waruwu pekerjaan Program Revitalisasi tersebut dimulai sejak bulan Juli, selesai sampai bulan oktober 2026, selama 120 hari kalender.
Ia menjelaskan item pekerjaan, yakni ; Ruang kelas tujuh, satu ruang laboratorium, satu ruang perpustakaan, dan satu toilet. Pada pekerjaan tersebut dilakukan secara rehabilitas. Pada rehabilitas tersebut ada pergantian atap, plafon PVC, Kosen, Daun, Mobeller, intalasi listrik.
Lebih lanjut kepala sekolah Meimanius Waruwu menyampaikan bahwa proses belajar mengajar di sekolahnya dibagi dua shif ada masuk pagi dan siang karena kondisi bangunan sekolah sedang dibangun.
Ia, juga menyampaikan informasi kondisi Guru 1 orang kepala sekolah, 30 orang tenaga, dan 4 orang tenaga teknis, total 35 orang. Sedangkan jumlah siswanya dari kelas 7 sampai kelas XII sebanyak 528 orang siswa.
Ia, menambahkan bahwa sekolahnya masih butuh pembangunan program revitalisasi, seperti pagar sekolah guna menjaga keamanan sekolah dan lingkungannya. Dan juga Rumah Dinas Guru, karena tenaga guru berlokasi jauh, untuk itu berharap kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia agar program revitalisasi ini tetap dianggarkan di SMP Negeri 1 Bawolato,”harap Kasek Meimanius.
Selanjutnya Ketua P2SP Fanahatoto Lafau menyampaikan bahwa material yang kita gunakan Simalambuo (kayu Nias) jenis kayu kelas satu, dan juga kayu Mahoni.
Sementara aktivis DPD LIRA kabupaten Nias, Aroziduhu Gulo mengapresiasi keterbukaan informasi publik atau tranparansi kepala sekolah SMP Negeri 1 Bawolato, dan juga P2SP. Dan patut menjadi contoh bagi sekolah yang lain terutama yang menerima program revitalisasi.
Aroziduhu menegaskan bahwa LIRA Nias terus melakukan kunjungan dan pemantauan bagi penerima bantuan pembangunan program revitalisasi ini, agar program revitalisasi tersebut berjalan dengan baik.
(Tim).




