PULANG PISAU – Global Investigasinews 26 Agustus 2026, transparansi pelaksanaan proyek Penataan Halaman dan Bangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pulang Pisau senilai Rp547,8 juta kembali menjadi sorotan.
Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Pulang Pisau Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai HPS sebesar Rp551.623.000.
Berdasarkan data tender yang tersedia, paket dengan kode tender 10135548000 dilaksanakan oleh Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Pulang Pisau dengan metode Tender–Pascakualifikasi–Satu File–Harga Terendah Sistem Gugur. Jadwal tender berlangsung 20 Mei hingga 15 Juni 2026 dan saat ini berstatus telah selesai.
Nilai kontrak yang disebut dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut mencapai Rp547.800.000, atau hanya sekitar Rp3.823.000 lebih rendah dari HPS, setara sekitar 0,69 persen.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik, khususnya mengenai berapa jumlah peserta yang memasukkan penawaran, berapa nilai penawaran masing-masing peserta, serta alasan teknis dan administratif hingga CV STARGALAXY ditetapkan sebagai pemenang.
Dalam penelusuran, nama CV STARGALAXY juga tercatat pada sistem pengadaan elektronik Kabupaten Pulang Pisau.
Sejumlah dokumen penting yang perlu dibuka untuk memastikan proses tender berjalan transparan antara lain Berita Acara Hasil Pemilihan (BAHP), daftar seluruh peserta, nilai penawaran masing-masing peserta, hasil evaluasi administrasi, evaluasi teknis, evaluasi harga, daftar peserta yang dinyatakan gugur beserta alasannya, penetapan pemenang, SPPBJ, kontrak, serta RAB/BoQ pekerjaan.
PPTK Proyek Belum Memberikan Respons
Untuk memperoleh penjelasan mengenai proses pemilihan penyedia dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan, wartawan berupaya menghubungi PPTK/Sapri pada Dinas PUPR Kabupaten Pulang Pisau, Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 12.30 WIB.
Namun hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum memberikan respons atas upaya konfirmasi tersebut.
Konfirmasi terutama diarahkan untuk mengetahui alasan penetapan CV STARGALAXY sebagai pemenang, termasuk apakah seluruh peserta telah melalui tahapan evaluasi sesuai ketentuan dan berapa nilai penawaran peserta lainnya.
Selain itu, PPTK juga diharapkan menjelaskan kesesuaian antara RAB/BoQ dengan pekerjaan yang telah dilaksanakan di lapangan serta perkembangan pekerjaan hingga saat ini.
Publik berhak mengetahui bagaimana uang daerah sebesar Rp547,8 juta tersebut digunakan, terlebih proyek ini menggunakan APBD Tahun Anggaran 2026.
Tidak adanya respons dari pihak pelaksana teknis juga menjadi catatan tersendiri dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang.
Pertanyaan mengenai proyek ini bukan berarti menuduh adanya pelanggaran. Namun, keterbukaan terhadap dokumen dan penjelasan mengenai proses tender penting untuk memastikan bahwa mekanisme harga terendah sistem gugur benar-benar diterapkan secara objektif dan sesuai ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Pertanyaan yang masih menunggu jawaban antara lain:
Berapa jumlah seluruh peserta tender paket 10135548000?
Berapa nilai penawaran masing-masing peserta?
Peserta mana saja yang gugur pada tahap administrasi, teknis, dan harga?
Apa alasan masing-masing peserta dinyatakan gugur?
Berapa nilai penawaran CV STARGALAXY sebelum ditetapkan sebagai pemenang?
Apakah nilai Rp547.800.000 merupakan nilai penawaran awal atau telah melalui tahapan koreksi/evaluasi?
Apa dasar Pokja Pemilihan menetapkan CV STARGALAXY sebagai pemenang?
Apakah BAHP dan dokumen evaluasi dapat dibuka kepada publik?
Bagaimana progres pekerjaan di lapangan dibandingkan dengan nilai kontrak Rp547,8 juta?
Apakah pekerjaan telah sesuai dengan RAB/BoQ dan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak?
Hingga pihak terkait memberikan klarifikasi, informasi mengenai proses evaluasi dan alasan penetapan pemenang masih menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri lebih lanjut.
(Romi)




