KABUPATEN BANDUNG — Ketua YPPGMI sekaligus tokoh akademisi Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh dihambat oleh kepentingan apa pun. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama pembangunan, baik di daerah maupun tingkat nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan H. Asep Ikhsan saat Masa Sidang Reses III DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Partai Demokrat bersama masyarakat di Gedung Graha Ciparay, Kamis (20/8/2026).
“Pendidikan jangan dihambat. Kualitas SDM harus dibangun melalui pendidikan yang produktif dan maju. Ini tanggung jawab bersama,” tegas H. Asep Ikhsan.
Ia menilai pendidikan tidak dapat dipandang semata-mata sebagai urusan sekolah atau lembaga pendidikan. Pemerintah, masyarakat, keluarga, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan harus memiliki komitmen yang sama dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi akan sulit memberikan dampak berkelanjutan apabila tidak diiringi peningkatan kualitas manusia. SDM unggul, kata dia, menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.
Karena itu, setiap kebijakan pendidikan harus diarahkan pada peningkatan mutu, perluasan akses, serta terciptanya pendidikan yang produktif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
H. Asep Ikhsan juga menekankan bahwa dukungan terhadap pendidikan bukan sekadar program sektoral, melainkan investasi strategis untuk masa depan generasi muda.
“Kalau ingin daerah dan bangsa ini maju, jangan pernah menghambat pendidikan. Justru pendidikan harus diperkuat dan diberi ruang untuk berkembang,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan kualitas SDM harus ditempatkan sebagai agenda utama.
Sebab, masa depan daya saing Kabupaten Bandung dan Indonesia sangat ditentukan oleh seberapa serius seluruh pihak memastikan pendidikan berjalan maju, berkualitas, dan dapat diakses masyarakat.Tegasnya.”
Redaksi.




