PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Ginewstv Investigasi.My.Id
BANGKA, 1- Agustus- 2026.Puluhan tong besar berjejer rapi di bawah gudang semi permanen. Asap dan bau fermentasi menyengat. Inilah aktivitas pabrik arak ilegal yang diduga sudah lama beroperasi di Jalan Dokter Soetomo, Air Duren, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka
Dari pantauan dan foto yang diterima redaksi tertanggal 1 Agustus 2026 pukul 17.31 WIB , lokasi pabrik ini tidak jauh dari pusat keramaian. Titiknya dekat GOR Mini Air Duren, Kelenteng Cetya, dan Lapangan Bola Pohin.
Diduga Milik “Bos Apu”
Warga sekitar menyebut tempat tersebut sebagai pabrik milik “Bos Apu”. Nama itu sudah lama beredar sebagai salah satu pengendali bisnis miras oplosan di wilayah Sungailiat dan sekitarnya.
Ironisnya, meski sudah beroperasi bertahun-tahun dan terlihat jelas dari jalan, pabrik ini *tidak pernah tersentuh hukum.
“Udah rahasia umum. Itu punya Bos Apu. Polisi lewat, aparat lewat, tapi tetap jalan terus. Kayak kebal hukum,” ujar warga yang minta namanya dirahasiakan.
Ratusan Tong Fermentasi, Omzet Diduga Miliaran
Dalam foto tampak ratusan tong plastik dan drum berjajar untuk proses fermentasi. Dengan skala sebesar ini, diduga produksi arak bisa mencapai ribuan liter per minggu dan diedarkan ke warung-warung hingga luar Bangka.
Selain melanggar UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Perda Miras*, produksi arak ilegal juga berbahaya karena berpotensi menimbulkan korban jiwa akibat kadar alkohol dan bahan oplosan yang tidak jelas.
Tanya APH: Ada Apa Dengan “Bos Apu”?
Target Teropong mendesak Kapolres Bangka, Satpol PP, dan Pemkab Bangka* untuk segera:
- Sidak dan Segel Lokasi di Jalan Dokter Soetomo, Air Duren, Pemali
- Periksa dan Tetapkan Tersangka* pemilik dan pengelola. Jangan hanya menindak pengecer
- Usut Dugaan Backing – Kenapa selama ini “Bos Apu” tidak pernah tersentuh hukum?
“Kalau kecil-kecilan ditangkap, giliran pabrik besar dibiarkan. Hukum jangan tebang pilih,” tegas aktivis LSM di Bangka.
Hingga berita ini diterbitkan, “Bos Apu” dan pihak terkait belum bisa dikonfirmasi. Target Teropong membuka ruang hak jawab.
Kami tunggu langkah nyata dari APH. Jangan sampai rakyat bertanya: apakah hukum di Bangka hanya tajam ke bawah?
Ginewstv Investigasi.My.Id.(Tim)



