LUWU TIMUR ,Global Investigasi News | Danramil 1403-14/Mangkutana, Lettu Czi George Ronald Bita menjadi pimpinan upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 di SMA 4 Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada kesempatan itu, Ronald memesankan agar para siswa senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi.
“Adek-adek saya sekalian, saya harapkan kalian semua lebih bijak dalam menggunakan media sosial, jangan mudah terprovokasi dengan konten-konten yang tidak jelas sumber dan keberannya,” ucap Ronald depan ratusan siswa pada Rabu (28/10/2026).
Pada kesempatan tersebut, Ronald juga menceritakan beberapa contoh konten yang semestinya tidak perlu direspon dengan serius. Menurutnya, beberapa postingan hanya menjadikan mental lemah.
“Seperti konten-konten perkelahian, galau-galau itu sudahlah, tidak usah direspon berlebihan. Tugas kalian siswa belajar, latih mental kalian dan jadi versi terbaik di hidup kalian,” tegasnya.
“Galau galau begitu untuk apa? Secara tidak sadar mental rusak karena konten seperti itu yang dikonsumsi terus menerus,” sambungnya.
Tak hanya itu, Ronald turut menyinggung terkait tragedi perkelahian yang rutin terjadi di kalangan pelajar. Dia meminta, agar para siswa SMA 4 Lutim tidak terlibat di dalamnya.
“Saya juga menitip kepada adik-adik, jangan mudah terhasut dan terlibat perkelahian. Jangan mau sok jagoan bela teman terus main kroyok tapi tidak tahu masalahnya apa. Di era saat ini, bukan jago lagi yang diandalkan, mereka yang sukses dan kaya raya yang jadi penguasanya, makanya adik-adik harus jadi sukses,” ungkap Ronald.
Sebelum menutup pembicaraannya, Ronald juga berpesan agar para siswa terus memiliki jiwa patriotisme yang tinggi. Dia juga meminta, agar para pelajar terus melanjutkan pendidikannya.
“Saya harap juga kepada kita semua agar rasa kecintaan kita kepada Indonesia terus ada dan berkembang. Adik-adik sekalian terus melanjutkan pendidikan, di Lutim ini enak, ada beasiswa, jadi apa alasan kalian mau putus sekolah?,” bebernya.
“Kalian yang ingin menjadi TNI, Polri juga bisa. Intinya semangat dan daya belajar anda hari ini adalah penentu menjadi apa kalian kedepannya,” pungkasnya.(*)







