Pesawaran, Lampung — Profesionalisme PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kembali dipertanyakan. Insiden robohnya tiang listrik bertegangan tinggi yang terjadi pada Sabtu malam, 24 Oktober lalu, di Dusun Suka Mulia, Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Lampung, hingga Selasa, 27 Februari, belum mendapat tindakan perbaikan dari pihak PLN. Selasa 27/10/2026.
Lokasi robohnya tiang listrik tersebut berada tepat di tengah pemukiman padat penduduk, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan warga. Kabel listrik yang terbentang di tanah diketahui masih memiliki arus tegangan yang sangat tinggi, membahayakan keselamatan siapa pun yang berada di sekitarnya.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada awak media bahwa pihak PLN telah mengetahui insiden tersebut, namun hingga kini belum melakukan tindakan apa pun.
“Kejadiannya Sabtu malam. Pihak PLN sudah tahu, tapi belum ada tindakan sampai hari ini. Kami takut karena banyak anak-anak kami yang bermain di sekitar rumah. Kami juga punya usaha, jadi merugi,” tuturnya, Selasa (27/2).
Ia pun berharap agar PLN segera mengambil langkah perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan warga. “Kami mohon segera diperbaiki, Pak,” pintanya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dusun setempat membenarkan bahwa pihak PLN telah mengetahui insiden ini dan berjanji akan melakukan perbaikan. Namun, menurutnya, PLN beralasan bahwa saat ini tiang pengganti belum tersedia.
“Ini sudah berapa hari. Pihak PLN betul sudah tahu insiden ini. Mereka siap nanti akan memperbaiki, tapi mereka berkata kalau saat ini tiangnya belum ada,” ungkapnya kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait kendala dan estimasi waktu perbaikan. Warga berharap agar persoalan ini segera dituntaskan mengingat tingginya risiko keselamatan yang mengancam, terutama bagi anak-anak dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.
W Yunizar







