Sergai,Globalinvestigasi News Com.
Impormasi Publik(Papan Impormasi)sangat di butuhkan untuk mengimpormasikan setiap pengerjaan yang di kerjakan dengan memakai Uang Negara,guna untuk di ketahui masyarakat sehinggah tidak menjadi dugaan dugaan yang negatif dalam pengerjaannya dan juga Anggarannya.

Pantauan Tim awak media Cetak & Online Globalinvestigasi news pada Rabu(21/10/2026) di pembibitan benih kelapa sawit baru di Kebun Gunung Pamela( PTPN IV Regional 1 Perkebunan Gunung Pamela) di Kecamatan Sipispis,Kabupaten Serdang Bedagai( Sergai) Provinsi Sumatra Utara menjadi perhatian dan asumsi negatif oleh kalangan masyarakat khususnya LSM dan awak media yang memantau kegiatan pembibitan benih kelapa sawit tersebut.
Pasalnya pembibitan benih kelapa sawit tersebut tidak mencantumkan Anggaran untuk pelaksanaan pengerjaan atau jumlah nominalnya yang telah di gelontorkan dari Pemerintah kepada sipelaksananya melalui Menegemen BUMN di Papan Impormasi.
Dari konfirmasi Tim Awak Media Cetak & Online di Areal pembibitan kelapa sawit tersebut oleh salah satu petugas di bibitan sawit tersebut mengatakan, bahwa pembibitan tersebut di kerjakan atau vendor yang berbeda (Dua CV yang berbeda).Lalu awak media Globalinvestigasi news pun mencoba melanjutkan komfirmasi kepada salah satu Asisten Afd Kebun Gunung Pamela disana melalui whaitsAapnya,terkait dengan berapa jumlah benih sawit yang disemaikan juga berapa Angran untuk pembibitannya.
Asisten AFD menjawab:
“1. Jumlah stock Bibit MN
Periode 2023/2024 : 63.674
Periode 2025/2026 : 161.731
PT. Ratu Malika alkahfi
- Jumlah stock bibit tahap 2 : 165.797
PT. Mutiara Bulan Sejahtera.
Untuk anggaran bisa dikomunikasikan dengan vendornya langsung saja pak yg memegang pekerjaan. Di lapangan kita mengawasi dan memastikan pekerjaan terlaksana dengan baik.” Ungkap salah satu Asisten AFD kepada awak media Globalinvestigasi news.
Apakah tidak menyantumkan Anggaran untuk pelaksanaan pekerjaan di papan impormasi sarat rencana jahat?
Dari papan impormasi yang tidak transparan tentang anggaran biaya penyemaian benih kelapa sawit yang terdapat di Kebun Gunung Pamela itu masyarakat menduga kuat ada yang tidak beres terkait dengan Anggaranya. Masyarakat mendorong agar Pemerintah Pusat melalui APH agar mengoreksi Anggaran Penyemaian Benih kelapa sawit yang dimaksud,agar masyarakat bisa dapat mengakses dan mengetahuinya.
(BR)







