JAKARTA — Letnan Jenderal (Letjen) TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Ia menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar yang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Pergantian tersebut dikonfirmasi oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Iwan Setiawan sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI AD. Penunjukan sebagai Pangkostrad menjadi promosi penting dalam perjalanan karier militernya.
Sementara itu, Letjen TNI Mohammad Fadjar sebelumnya telah memimpin Kostrad selama kurang lebih dua tahun. Dalam rotasi terbaru tersebut, Fadjar dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Khusus KSAD.
Rekam Jejak Karier
Letjen TNI Iwan Setiawan merupakan perwira tinggi TNI AD yang memiliki pengalaman panjang di berbagai satuan strategis.
Sebelum dipercaya sebagai Pangkostrad, sejumlah jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:
- Danpussenif TNI AD (2025–2026)
- Pangdam XII/Tanjungpura (2023–2025)
- Danjen Kopassus (2022–2023)
Pengalaman Iwan di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) juga menjadi salah satu bagian penting dari rekam jejak militernya.
Pernah Menaklukkan Gunung Everest
Nama Iwan Setiawan juga dikenal karena pernah menjadi bagian dari prajurit Kopassus yang menaklukkan puncak Gunung Everest pada 1997.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu catatan menonjol dalam perjalanan karier militernya, selain berbagai penugasan di satuan-satuan strategis TNI AD.
Dengan jabatan barunya sebagai Pangkostrad, Letjen TNI Iwan Setiawan kini dipercaya memimpin Kostrad, salah satu satuan strategis TNI Angkatan Darat yang memiliki peran penting dalam kesiapan dan operasi militer.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi di lingkungan TNI AD.







