
MakassarGlobalinvestigasiNews.TV Com
Minggu 27 September 2026
Politisi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menyandang gelar Magister Ilmu Pemerintahan di Universitas Pancasakti pada prosesi Wisuda 26 September 2026.
Atas pencapaiannya, Direktur Pascasarjana Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar mengapreasi atas capain gelar.
Jemarang, S.I.Pem, M.I.P merupakan pria kelahiran Kas, Nusa Tenggara Timur (NTT), 1 Januari 1986 kini aktif bergelut di dunia politik di daerahnya. Saat ini Jemarang menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan di Manggarai Timur, NTT membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri di tengah kesibukan karier politiknya.
Momentum wisudanya kali ini menjadi tonggak sejarah tersendiri baginya. Pasalnya, ini merupakan kali kedua Jemarang merayakan kelulusan di kampus yang sama. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan jenjang Sarjana (S1) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pancasakti Makassar, sebelum akhirnya kembali menuntut ilmu hingga meraih gelar Magister Ilmu Pemerintahan di Program Pascasarjana.
Saat ditemui usai prosesi wisudanya, Jemarang menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kualitas pelayanan akademik dan fasilitas yang dihadirkan oleh Universitas Pancasakti Makassar.
“Saya sangat bersyukur pada kesempatan kali ini. Ini adalah kali kedua saya diwisuda di Universitas Pancasakti Makassar, mulai dari S1 hingga S2 Magister Ilmu Pemerintahan,” ungkap Jemarang penuh rasa haru.
Sebagai politisi yang aktif dalam perpolitikan di NTT, Jemarang juga memberikan dorongan motivasi kepada para mahasiswa serta generasi muda yang tengah menempuh pendidikan jenjang sarjana untuk tidak ragu melanjutkan studi ke tingkat pascasarjana.
Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Universitas Pancasakti Makassar, Dr. Anirwan, S.Ip., M.Adm.KP., menjelaskan bahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari komitmen Program Pascasarjana dalam membangun tata kelola akademik yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Menurutnya, tata kelola Program Pascasarjana tidak hanya diarahkan pada pemenuhan aspek administratif, tetapi juga memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar akademik, mulai dari proses pembelajaran, pembimbingan, penelitian, hingga penyelesaian studi mahasiswa.
“Bagi kami, kualitas tata kelola merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Program Pascasarjana. Tata kelola yang baik harus mampu menjamin proses akademik berjalan secara tertib, transparan, akuntabel, dan tetap memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang secara keilmuan maupun profesional,” jelas Dr. Anirwan.
Ia menambahkan bahwa Program Pascasarjana Universitas Pancasakti Makassar terus berupaya membangun lingkungan akademik yang komunikatif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Hal tersebut dilakukan melalui penguatan sistem pembelajaran, peningkatan kualitas dosen, optimalisasi proses pembimbingan, serta pengembangan budaya akademik yang menempatkan mahasiswa sebagai bagian penting dari ekosistem perguruan tinggi.
“Pendidikan di Program Pascasarjana bukan sekadar menyelesaikan sejumlah mata kuliah dan memperoleh gelar akademik. Yang lebih penting adalah bagaimana proses pendidikan tersebut menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, mampu melakukan kajian secara ilmiah, serta dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan,” tambahnya.
“Kami berharap para lulusan tidak berhenti pada pencapaian gelar, tetapi mampu membawa pengetahuan dan pengalaman akademiknya untuk menjawab persoalan pemerintahan dan pembangunan di daerah masing-masing,” pungkasnya.
GINEWS,Saimin,Ss




