CILEGON – Global Investigasi News.com – BAZNAS Kota Cilegon bersama Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan serta Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Kota Cilegon menggelar pemeriksaan kesehatan mata bagi pelajar.
Kegiatan sosial yang didukung mitra layanan medis RS Citra Sundari, RS Mata Achmad Wardi Serang, dan Klinik Utama Mata Saruni Pandeglang itu dinilai memiliki nilai strategis bagi masa depan generasi bangsa.
Komisioner BAZNAS Kota Cilegon Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, H. Bambang Widiyatmoko, mengatakan ada ungkapan bahwa mata adalah jendela hati dan jendela jiwa.
Dari mata, anak dapat melihat dunia, belajar, membaca, berkarya, dan menatap masa depan.
“Menjaga kesehatan mata anak-anak dan remaja bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia,” ujarnya.
Pada kegiatan pemeriksaan kali ini, sebanyak 2.189 siswa dari empat sekolah telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan mata. Keempat sekolah itu yakni SMP Negeri 5 Kota Cilegon, SMP Negeri 6 Kota Cilegon, MTs Al Jauharotunnaqiyyah, dan SD Negeri Purwakarta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.047 siswa atau 47,83 persen dinyatakan memiliki penglihatan normal. Sementara 1.142 siswa atau 52,17 persen mengalami gangguan penglihatan.
Rinciannya, 690 siswa mengalami kelainan refraksi ringan dan 452 siswa mengalami kelainan refraksi sedang hingga berat.
Data ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, tetapi justru menjadi alarm dan momentum untuk melakukan tindakan pencegahan, pemeriksaan lanjutan, serta intervensi yang tepat,” kata Bambang.
Ia menyadari bahwa anak-anak dan remaja yang diperiksa hari ini adalah bagian dari generasi yang akan mengisi Indonesia pada 2045.
Bambang menjelaskan, dari perspektif BAZNAS, kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan konsumtif, tetapi dapat diarahkan menjadi investasi sosial dan investasi sumber daya manusia yang memberikan manfaat jangka panjang.
Dana ZIS yang dikelola secara amanah dapat hadir dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, hingga dakwah. Pemeriksaan mata bagi pelajar adalah salah satu bentuk nyata bagaimana dana umat dikembalikan kepada masyarakat,” jelasnya.
BAZNAS Kota Cilegon menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, IROPIN Kota Cilegon, serta para tenaga kesehatan dan mitra layanan medis yang telah berkolaborasi.
Bambang berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan agar semakin banyak anak Cilegon yang dapat melihat dengan jelas, belajar optimal, dan menatap masa depan dengan percaya diri.
“Ketika kita membantu seorang anak melihat dengan lebih baik, sesungguhnya kita sedang membantu mereka melihat masa depan dengan lebih terang,” tuturnya.
Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dan berkolaborasi demi kemaslahatan umat melalui program bertajuk “Mata Sehat, Belajar Hebat, Generasi Kuat, Indonesia Emas 2045
(Rohim)




