JAKARTA – Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (24/9/2026).
Forum strategis yang dipimpin Kementerian Dalam Negeri ini diikuti oleh para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Rakornas menitikberatkan pada dua pilar utama: penguatan ketahanan pangan dan ekspansi digitalisasi keuangan daerah.
Keduanya dinilai krusial untuk meningkatkan efisiensi, transparansi tata kelola fiskal, serta optimalisasi teknologi dalam pelayanan publik.
Menanggapi agenda tersebut, Bupati Safriadi menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak boleh hanya berhenti pada angka statistik, melainkan harus bermuara pada keterjangkauan kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat.
“Pengendalian inflasi harus berjalan seiring dengan penguatan sektor pangan. Ketahanan pangan adalah kekuatan ekonomi daerah yang menjamin kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Terkait digitalisasi, Bupati menekankan bahwa adopsi teknologi harus berorientasi pada penciptaan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan responsif.
“Digitalisasi bukan sekadar penggunaan alat, melainkan membangun sistem yang efisien, transparan, dan mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Di sela-sela acara, Bupati Aceh Singkil juga melakukan silaturahmi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. (H.C.) Ir. H. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU. Pertemuan ini menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan potensi lokal Aceh Singkil, khususnya dalam agenda ekonomi dan transformasi digital.
“Sinergi dan komunikasi antara pusat dan daerah harus terus dibangun. Dengan kebersamaan ini, setiap kebijakan nasional dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Aceh Singkil,” pungkas Bupati.(*)
(Sumber : Humas Pemkab Aceh Singkil)




