BANTAENG – Ketua DPC Semut Hitam Bantaeng mendesak PT PLN (Persero) memberikan penjelasan sekaligus mempertimbangkan kompensasi kepada pelanggan menyusul pemadaman listrik bergilir yang terjadi berulang dan berlangsung selama berjam-jam di sejumlah wilayah Kabupaten Bantaeng.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penerapan sistem yang disebut sebagai upaya meningkatkan keandalan jaringan listrik dan pelayanan kepada pelanggan.
“Kalau alasan pemadaman adalah untuk meningkatkan keandalan listrik, tentu masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang transparan. Bukankah salah satu indikator keandalan adalah bagaimana pasokan listrik kepada pelanggan dapat berlangsung secara stabil dan minim gangguan?” ujarnya.
Ia mempertanyakan sejauh mana pemadaman berulang dan berlangsung dalam waktu cukup lama dapat dikategorikan sebagai bagian dari peningkatan keandalan apabila pada saat yang sama pelanggan justru tidak dapat menikmati pasokan listrik secara optimal.
Menurutnya, masyarakat sebagai pelanggan memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai penyebab pemadaman, jadwal pemadaman, wilayah terdampak, durasi gangguan, serta langkah PLN dalam mengatasi persoalan tersebut.
Selain itu, ia meminta PLN menjelaskan apakah pelanggan yang terdampak pemadaman berkepanjangan dan berulang memenuhi kriteria untuk mendapatkan kompensasi atau pengurangan tagihan, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai masyarakat hanya memahami bahwa pemadaman tersebut merupakan bagian dari perbaikan dan pemeliharaan jaringan, sementara hak pelanggan atas kompensasi tidak diketahui. Ini yang perlu dijelaskan secara terbuka,” tegasnya.
Ia juga meminta PLN memastikan bahwa setiap kebijakan pemadaman dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis yang jelas dan bukan sekadar menjadi solusi sementara atas persoalan sistem kelistrikan.
“Kami tidak bermaksud menghambat proses pemeliharaan ataupun peningkatan jaringan.
Justru kami mendukung perbaikan. Tetapi pelanggan juga perlu mendapatkan pelayanan yang transparan dan kepastian mengenai hak-haknya ketika pasokan listrik terganggu,” katanya.
Ketua DPC Semut Hitam Bantaeng, Haeril Anwar berharap PLN segera memberikan penjelasan kepada masyarakat Bantaeng mengenai kondisi kelistrikan saat ini, termasuk alasan pemadaman, target penyelesaian, upaya peningkatan keandalan, serta mekanisme kompensasi bagi pelanggan yang memenuhi persyaratan.
Salam Danantara Indonesia.




