KENDAL – GLOBAL GINEWS TV Bapak Alfebian Yulando, S.T., M.A., Resmi dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal. Ia siap menjalankan amanah baru tersebut dan sekaligus siap memetakan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintahan desa.
Alfebian menjadi salah satu dari 22 pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E M.M., Kamis (3/9/2026), di Pendopo Kabupaten Kendal.
Sebelumnya, Pak Alfebian menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal. Rotasi tersebut kini menempatkannya pada posisi yang memiliki peran penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Jabatan Kepala Dispermasdes sebelumnya diemban Yanuar Fatoni. Dalam penataan jabatan kali ini, Yanuar mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal. Posisi yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Pak Alfebian.
Bagi Alfebian, perpindahan tugas tersebut merupakan amanah baru yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengaku siap beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru.
“Insyaallah saya siap menjalankan amanah yang diberikan. Ini merupakan tanggung jawab yang harus saya laksanakan sebaik mungkin,” kata Alfebian, yang akrab disapa Pak Febi.
Berikan Pelayanan Terbaik
Febi menegaskan, sebagai pelayan masyarakat, dirinya harus mampu menempatkan diri dan memberikan pelayanan terbaik melalui pelaksanaan program yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Kendal.
Ia mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi Dispermasdes, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa. Selain itu, ia akan membangun komunikasi dan koordinasi dengan jajaran dinas terkait, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa.
Menurutnya, pemerintahan desa memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, koordinasi dan sinergi perlu diperkuat agar berbagai program di tingkat desa dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya akan segera beradaptasi dan berkoordinasi dengan seluruh jajaran. Tentunya banyak hal yang harus dipelajari dan dilanjutkan, sehingga saya akan berupaya menjalankan tugas sesuai aturan dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Indentifikasi Persoalan Desa
Ia menambahkan, konsolidasi dan komunikasi menjadi salah satu langkah awal untuk mengetahui sekaligus memetakan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah desa.
“Kami berharap segera bisa berkonsolidasi untuk mengidentifikasi dan menguraikan berbagai permasalahan yang ada di desa. Dengan begitu, kami bisa bersama-sama mencari solusi dan melakukan perbaikan,” pungkas Pak Febi.




