FLORES, NTT — GLOBAL INVESTIGASI NEWS TV
Warga terdampak gempa bumi Flores, khususnya masyarakat Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Sarana Penghafal Al-Qur’an Indonesia (SPAI), Yayasan SPAI PEDULI, PEC Indonesia dan Masjid Hayyaallal Falah atas respons cepat dalam menyalurkan bantuan kepada para pengungsi.
Gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 menyebabkan sejumlah masyarakat harus mengungsi dan bertahan di sejumlah posko, termasuk warga dari wilayah Nangalok, Kas Parepa, dan Marolante, Desa Golo Lijun.
Menurut keterangan warga, informasi mengenai kondisi masyarakat terdampak gempa diterima Yayasan SPAI melalui relawannya, Saimin Sadang Syawal. Setelah mendapatkan laporan tersebut, yayasan kemudian merespons dengan menyalurkan bantuan sesuai dengan kemampuan dan dana yang tersedia.
Pada hari ketiga pascagempa, Yayasan SPAI menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada lima posko pengungsian di Kampung Nangalok. Bantuan kembali disalurkan pada 24 Agustus 2026 kepada delapan posko yang berada di Kampung Kas, Nangalok, dan Marolante.
Warga menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih berada dalam kondisi darurat pascabencana.
Adapun bantuan yang diterima warga, berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada GLOBAL INVESTIGASI NEWS, antara lain:
- 12 karung beras ukuran 50 kilogram;
- 12 dus mi instan;
- 12 papan telur ayam;
- 12 dus air minum kemasan gelas;
- 12 liter minyak goreng;
- 12 botol minyak telon;
- 12 kilogram garam;
- 12 kilogram sabun cuci;
- 28 buah sabun mandi;
- 50 buah popok bayi;
- 12 bungkus penyedap makanan;
- 24 buah obat nyamuk.
Atas bantuan yang telah diberikan sebanyak dua kali tersebut, warga dari 15 posko pengungsian menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Yayasan SPAI serta relawan yang telah membantu menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.
“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan SPAI yang telah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang masih mengungsi,” demikian ungkapan warga sebagaimana disampaikan kepada media.
Warga juga mendoakan agar seluruh pengurus dan relawan Yayasan SPAI senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam menjalankan kegiatan kemanusiaan, serta kelancaran rezeki.
“Mudah-mudahan seluruh bantuan yang diberikan kepada kami menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT,” ujar warga.
Di sisi lain, masyarakat terdampak gempa berharap bantuan kemanusiaan dapat terus diberikan, khususnya kepada warga yang hingga kini masih membutuhkan bantuan dan belum mendapatkan dukungan yang memadai.
Warga berharap berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemanusiaan, maupun masyarakat luas, dapat terus memberikan perhatian kepada para korban gempa di wilayah Desa Golo Lijun dan daerah terdampak lainnya.
GLOBAL INVESTIGASI NEWS TV
Mengungkap Fakta, Menyuarakan Kebenaran




