PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
GlobalInvestigasi.com.id.
Bangka Belitung-9-Agustus: 2026* – Sejumlah orang tua siswa di Kampung keramat mengeluhkan kebijakan penerimaan peserta didik baru yang dinilai tidak berpihak. Anak mereka harus bersekolah jauh dari tempat tinggal, padahal sekolah negeri terdekat berada tepat di depan rumah.

Kami kecewa. Rumah kami dak jauh sama pagar sekolah, SMA.3 Pamgkalpiang tapi anak saya malah dapat di sekolah yang jaraknya 7 KM. Biaya khtransport jadi dobel, belum lagi resiko di jalan,” ujar MRY, salah satu wali murid, Minggu.9-Agustus-2026.
ini anak saya , sekolah di SKO ,yang mana sangat jauh sekali dari rmh saya ke SKO, ini lucu sekali kata sistem SPMB .agar ada ke adilan mana bukti ke adilan ,dengan suara sangat sedih dan emosi
kaau memang mau murni kita cek satu anak yang masuk ,saya juga tahu hal ini jang kami yng bodoh di bohongi ..tegasnya.
Para orang tua menilai sistem zonasi seharusnya memprioritaskan siswa yang berdomisili paling dekat dengan sekolah. Dengan kondisi saat ini, mereka merasa dirugikan dan meminta Dinas Pendidikan segera mengevaluasi hal ini, dan kami juga akan mengirim surat resmi ke menteri Mendikbut di pusat. Tegasnya.
Kami hanya minta keadilan. Kalau sekolahnya ada di depan rumah, kenapa anak kami tidak bisa masuk? Ini kan sekolah negeri, milik rakyat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN.3 Pangkalpiang dan Dinas Pendidikan Provinsi ,Cabdin Wilayah 1 belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan ini. Besambung
GlobalInvestigasi .Com.(Andi.F)



