KABUPATEN BANDUNG – Kepedulian terhadap warga tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial, tetapi juga melalui pendampingan langsung ketika masyarakat menghadapi persoalan kesehatan. Hal tersebut ditunjukkan Ketua RW 08 Desa Rancakasumba, Herna Nur Aidah, dengan mendampingi warga yang menjalani rawat inap karena penyakit dalam di RS Ebah.
Pendampingan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus upaya memastikan warga mendapatkan akses pelayanan kesehatan sesuai dengan hak dan ketentuan kepesertaan BPJS Kesehatan.
Kehadiran pengurus kewilayahan dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama ketika pasien dan keluarga membutuhkan informasi, pendampingan administratif, maupun dukungan selama menjalani proses pelayanan di fasilitas kesehatan.
Herna Nur Aidah menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara nyata, khususnya bagi warga yang sedang berada dalam kondisi membutuhkan bantuan.
“Sebagai pengurus RW, kami berupaya hadir ketika warga membutuhkan. Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian agar masyarakat tidak merasa menghadapi persoalan kesehatan sendirian,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan kesehatan dan kepesertaan BPJS juga perlu terus ditingkatkan. Dengan informasi yang benar, warga diharapkan mampu menggunakan fasilitas kesehatan sesuai prosedur dan memperoleh pelayanan secara optimal.
Pendampingan tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa pelayanan sosial di tingkat lingkungan dapat mengambil peran strategis dalam memperkuat kepedulian masyarakat. Pengurus RT dan RW tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan berbagai layanan publik.
Herna berharap budaya saling membantu dan kepedulian terhadap warga terus tumbuh di lingkungan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang baik harus berorientasi pada kebutuhan warga, dilakukan secara tepat sasaran, serta tetap mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku.
Langkah sederhana berupa pendampingan kepada warga tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan sosial yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Tutupnya.””
Redaksi.



