Sarolangun, Global Investigasi News – Masyarakat petani gambir di sekitar Desa Sungai Butang (HTI), Kecamatan Mandiangin Timur, Kabupaten Sarolangun, mengeluhkan anjloknya harga jual komoditas gambir yang dinilai sangat memukul perekonomian mereka. Keluhan tersebut disampaikan kepada awak media Global Investigasi News pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Menurut keterangan sejumlah petani, harga gambir saat ini hanya berkisar Rp51.000 per kilogram, jauh menurun dibandingkan tahun lalu yang sempat mencapai Rp120.000 per kilogram.
Salah seorang petani gambir yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kondisi tersebut sangat memberatkan. Ia berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap stabilitas harga gambir, sebagaimana perhatian yang selama ini diberikan kepada komoditas perkebunan lainnya.
“Kami berharap harga gambir bisa kembali naik seperti tahun lalu. Saat ini harga Rp51.000 per kilogram sangat memberatkan petani. Kami merasa perhatian terhadap petani gambir masih kurang dibandingkan komoditas lain seperti sawit dan karet,” ujarnya.
Petani menjelaskan bahwa proses produksi gambir membutuhkan waktu yang panjang dan tenaga yang tidak sedikit. Tahapan pekerjaan dimulai dari memetik daun gambir, proses perebusan, pemerasan, hingga penjemuran selama beberapa hari sampai benar-benar kering dan siap dipasarkan. Keseluruhan proses tersebut dapat memakan waktu hingga sekitar satu bulan.
Dengan harga jual yang rendah, para petani mengaku kesulitan menutupi biaya produksi, termasuk untuk membayar upah para pekerja yang terlibat dalam proses pengolahan gambir.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat dapat mencari solusi untuk menjaga kestabilan harga gambir sehingga kesejahteraan petani tetap terjamin. Selain itu, mereka juga berharap adanya kebijakan yang mampu meningkatkan nilai jual komoditas gambir di pasaran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab turunnya harga gambir maupun langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mengatasi kondisi tersebut.
(Nendi | Global Investigasi News)



