Sumut-Sergai.Globalinvestigasi News.Com
Upaya pemerintah untuk memajukan dan menyejahterakan petani diseluruh wilayah Republik Indonesia ini untuk mencapai swasembada pangan nasional di berbagai sektor khususnya pertanian sangat digalakkan, kebijakan taktis diterapkan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir guna meningkatkan produktivitas serta pendapatan sektor pertanian. Dengan membatu memudahkan masyarakat/petani agar mencapai kesejahteraan meluas didalam sistem pertanian Nasional.
BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PETANI
Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), berupa traktor, pompa air untuk program pompanisasi, dan mesin pengolah hasil tani yang disalurkan secara gratis.
Pupuk Subsidi & Benih Unggul:
Penyaluran pupuk bersubsidi yang disesuaikan jadwal pemupukan serta bantuan benih padi dan komoditas perkebunan.
KELUHAN MASYARAKAT( PETANI)
Terkait dengan bantuan pupuk bersubsidi dari pemerintah ini,disalah satu wilayah Kabupaten Sergai masyrakatnya(Petani) mengalami kesusahan mendapatkan pupuk bersubsidi bantuan dari Pemerintah tersebut,khususnya sebagian warga Dusun I dan II,Desa Panombean,Kecamatan Bintang Bayu,Kabupaten Serdang Bedagai(Sergai),Provinsi Sumatra Utara.
Dari pantauan tim awak media Cetak & Online Globalinvestigasi News dilapangan dan telah mengofirmasi beberapa warga Dusun I dan II Desa Panombean yang namanya sengaja disembunyikan dalam berita ini pada hari Sabtu(31/10/26) tentang pupuk bersubsidi untuk masyarakat(Petani)disana sangatlah mengkhawatirkan.
Pasalnya warga(Petani)di Desa Panombean tersebut susah mendapatkan Pupuk Bersubsidi bantuan dari Pemerintah.Dari keterangan warga Dusun I mengatakan bahwa dianya sangatlah membutuhkan pupuk pupuk tersebut untuk keperluan areal tanamannya yang harus memerlukan pemupukan.
“Saya heran mengapa susah pupuk didaerah kami ini,padahal pupuk bantuan dari Pemerintahkan lancar.Tetapi kami disini sangat susah mendapatkan Pupuk itu.” Ungkap warga Dusun I kepada awak media Globalinvestigasi news.
Beralih Kedusun II,keterangan salah satu warga Dusun II yang dikonfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa dianya juga hampir satu tahun tidak mendapatkan pupuk bersubsidi dari Kelompok Taninya.
“Kalau cerita tentang pupuk bersubsidi dari Pemerintah itu sudahlah,”Jangan diharap pening kita” pupuk itu lancar dari pemerintah,tetapi pembagiannya yang ngak jelas.Karna hampir Satu Tahun ini saya tidak mendapatkan Pupuk Bersubsidi itu.Padahal jatah perorangnya sudah ada terdaftar,tetapi nanti yang sudah ada jatahnyapun misalnya 6 Sak ia cuman di kasi 2 Sak sama pengurusnya,inikan manipulasi namanya.Harapan saya Pemerintah melalui Sap Gas pertaniannya sidak ke Daerah kita ini dan menindak para oknum pengurus kelompok tani kita disini,” Ucap warga Dusun II kepada awak media Globalinvestigasi news.
LAPORAN DAN KOMFIRMASI AWAK MEDIA KEPADA KADES
Terkait dengan keterangan dan keluhan para warga Dusun I dan II Desa Panombean yang mengatakan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi pemerintah dari Pengurus Kelompok Taninya awak media Globalinvestigasi News mencoba menyampaikan dan mengofirmasi Kades Desa Panombean melalui whatsApnya.
Kades Desa Panombean menanggapi dengan baik laporan yang telah di sampaikan oleh awak media Globalinvestigasi News,dan akan mengadakan musyawarah kepada seluruh masyarakat Desa Panombean disana,terkait hal hal yang di soalkan oleh warga(PUPUK BERSUBSIDI BANTUAN PEMERINTAH).
(BR/GLOBALINVESTIGASI NEWS)







